
(Ki-ka) dr. Leon Foo bersama dr. Richard Quek menjelaskan bahaya seputar kanker sarkoma.
JawaPos.com - Pengobatan atau tatalaksana kanker biasanya dilakukan tergantung jenis kanker dan stadiumnya. Biasanya dilakukan dengan cara kemoterapi, radiasi, dan operasi. Baru-baru ini juga kian populer pengobatan dengan imunoterapi.
Untuk jenis kanker sarkoma, ketiga jenis pengobatan tersebut biasanya dilakukan seluruhnya atau digabung. Dokter melakukannya dengan mengkombinasikan ketiganya untuk mengatasi sel kanker yang berkembang cepat.
"Kami mengambil pendekatan multidisiplin, menggunakan kombinasi dari operasi, kemoterapi, dan atau radiasi, untuk mengobati pasien sarkoma dalam upaya meningkatkan hasil klinis," jelas Konsultan Senior Onkologi Medis Parkway Cancer Centre (PCC) dr. Richard Quek dalam konferensi pers baru-baru ini.
Dalam menerapkan pendekatan ini, tim multidisipliner PCC juga bekerja dengan tim ahli medis yang berpengalaman dan berkualifikasi tinggi lainnya, seperti dari Parkway Hospitals. Contoh pendekatan multidisiplin atau kombinasi pengobatan adalah dengan menggunakan kemoterapi atau terapi radiasi untuk mengecilkan ukuran sarkoma, yang diikuti dengan operasi untuk mengangkat tumornya.
Ahli Bedah Ortopedi Parkway Hospitals dr. Leon Foo yang berbasis di Mount Elizabeth Orchard Hospital menjelaskan teknik ini memungkinkan untuk memperkecil efek samping, serta menyelamatkan lebih banyak jaringan dan fungsi tubuh.
Di banyak belahan dunia, amputasi juga merupakan metode umum untuk menghilangkan sarkoma tulang dan sarkoma jaringan lunak.
“Namun, dengan kemajuan ilmu medis dan bedah saat ini, di Parkway Hospitals kami sekarang dapat lebih banyak melakukan operasi penyelamatan anggota gerak tubuh, untuk kasus sarkoma tulang dan sarkoma jaringan lunak,” papar dr. Leon.
Perkembangan perawatan sarkoma ini menegaskan pentingnya membangun kesadaran terhadap penyakit ini dan menggalang dukungan untuk penelitian lanjutan. Memiliki pusat keunggulan (centers of excellence) sarkoma dapat meningkatkan perawatan sarkoma dan tingkat kelangsungan hidup pasien.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
