Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Januari 2018 | 14.05 WIB

Trauma Benturan Akibat Main Bola Bisa Jadi Kanker? Ini Penjelasannya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kanker, masih menjadi penyakit paling menakutkan bagi masyarakat. Bukan hanya menyerang usia dewasa, penyakit kanker khususnya pada jaringan lunak ternyata lebih banyak terdeteksi di usia remaja.


Untuk kanker jaringan lunak, dari sejumlah kasus (di kalangan remaja) dikatakan kalau potensi penyakit tersebut muncul akibat benturan ketika bermain bola. Lalu, benarkan benturan akibat berolahraga bisa timbulkan kanker?


Pada Hari Kanker Anak Internasional setiap 15 Januari mengingatkan kita tentang sejumlah kanker yang sering dialami anak di antaranya adalah leukemia dan kanker jaringan lunak, otot, atau tulang. Dokter Spesialis Bedah dan Konsultan Bedah Onkologi dr. Sonar Soni Panigoro, Sp.B(K)Onk menegaskan hingga kini belum bisa terdeteksi apa yang menyebabkan penyakit kanker bisa muncul.


Oleh sebab itu, tidak bisa menduga-duga atau memvonis penyebab kanker, apalagi karena trauma usai bermain bola.


"Sampai sekarang kita tak tahu apa penyebab kanker. Namun umumnya kanker jaringan lunak terjadi di usia remaja. Bukan gara-gara main bola. Sebab yang tak main bola pun banyak terkena. Malah dari 10 remaja kanker jaringan lunak, yang berolahraga barangkali hanya 30 persen," tegas Sonar kepada JawaPos.com, Selasa (16/1).


Sonar menjelaskan ada suatu penyakit kanker yang memang hanya menyerang di usia tertentu. Misalnya kanker prostat menyerang seseorang di usia 50 tahun ke atas. Begitu pula kanker jaringan lunak yang banyak diderita anak-anak dan remaja.


"Tumor kanker jaringan lunak, lebih banyak usia belasan. Terkait penyebabnya katanya main bola, bukan itu. Tetapi benturan atau trauma sering dianggap sebagai pencetus. Misalnya seorang remaja memang sudah punya bakat kanker tulang, nah saat terbentur kok sakit, lama kelamaan memar dan membesar," papar Sonar.


Maka sampai sekarang, Sonar menegaskan riwayat remaja terkena kanker jaringan lunak belum jelas. Seseorang baru sadar terkena kanker karena nyeri berkelanjutan usai main bola atau terkena benturan saat olahraga, sehingga hal itu sering disebut sebagai biang keladi.


Informasi seputar kanker yang salah, kata Sonar, wajib diketahui masyarakat. Misalnya ada mitos yang menyebutkan jika benjol atau memar tak diurut maka akan terjadi kanker. Atau lupa membuka bra saat malam hari bisa memicu kanker payudara.


"Itu semua mitos-mitos yang keliru. Ada kanker yang dipicu karena terlambat diobati atau didiamkan. Misalnya akibat luka bakar parah, didiamkan, lalu kulit bernanah dan menjadi kanker kulit. Selebihnya, kita belum tahu asal-muasal kanker apa penyebabnya," tegas Sonar.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore