ilustrasi buah delima. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Buah delima dikenal rendah kalori, tinggi serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Karena tidak mengandung banyak kalori atau lemak, buah ini dapat dimasukkan ke dalam rencana diet pengelolaan berat badan.
Ternyata, biji delima kaya nutrisi penting dan menawarkan banyak manfaat kesehatan.
Faktanya biji delima kaya akan antioksidan, khususnya punicalagin dan antosianin, yang membantu melawan stres oksidatif, mengurangi peradangan, dan melindungi sel dari kerusakan.
Dilansir healthshots, berikut enam manfaat kesehatan dari biji delima yang jarang diketahui orang.
Biji delima kaya akan antioksidan, khususnya polifenol yang bantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.
Baca Juga: 2026 Diambang Kebangkitan Rezeki: 7 Weton Ini Diprediksi Memasuki Fase Emas Menurut Perhitungan Jawa
Tidak hanya itu, antioksidan juga bantu melawan penyakit kronis seperti diabetes, masalah kesehatan jantung, dan kanker.
Biji delima baik untuk pencernaan yang sehat karena kandungan serat dan efek anti-inflamasi.
Serat membantu mengatur pergerakan usus, mencegah sembelit, dan menjaga mikrobioma usus yang sehat.
Sifat anti-inflamasinya dapat membantu mengatasi masalah pencernaan.
Mengonsumsi biji delima juga dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular dengan mengurangi kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.
Kandungan antioksidan, khususnya punicalagin dan antosianin, serta sifat anti-inflamasi mengurangi stres oksidatif dan peradangan pada sistem kardiovaskular.
Delima memiliki banyak manfaat untuk kulit. Buah ini bantu meningkatkan kesehatan kulit dengan mengurangi kerutan, mencegah kulit terbakar sinar matahari dan kerusakan, mengurangi jerawat, meningkatkan produksi kolagen, dan mendetoksifikasi kulit.
Kandungan antioksidannya bermanfaat dalam mengurangi risiko penuaan dini.
Biji delima kaya akan beberapa senyawa, seperti asam ellagic dan antosianin, yang memiliki sifat antikanker.
Senyawa-senyawa ini menghambat pertumbuhan sel kanker dan mendorong apoptosis, suatu proses di mana tubuh secara alami menghilangkan sel-sel yang rusak atau berbahaya.
Biji delima merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik, termasuk vitamin C, vitamin K, kalium, dan folat.
Vitamin C mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat, sedangkan vitamin K penting untuk kesehatan tulang dan pembekuan darah.
Kemudian, kalium membantu mengatur tekanan darah serta folat sangat penting untuk sintesis DNA dan perbaikan sel.
Mengonsumsi biji delima selama musim flu dan pilek dapat membantu Anda tetap sehat.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
