
Psikolog Keluarga, Tara de Thouars memberikan tips penanganan anak korban trauma.
JawaPos.com - Kondisi miris terjadi dalam ledakan teror bom di Surabaya dan Sidoarjo. Sebab anak-anak dilibatkan oleh pelaku dan tewas bersama orang tuanya. Belum lagi, korban sipil yang juga masih berusia anak pun jadi korban di antara jemaat gereja. Tentu anak-anak yang saat itu berada di lokasi kejadian akan merasa trauma melihat kejadian tersebut.
Psikolog Keluarga, Tara de Thouars memberikan tips kepada para orang tua untuk menangani anak-anaknya yang mengalami trauma atau syok atas ledakan bom. Jangan sampai trauma berkelanjutan dan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak hingga dewasa.
"Trauma menimbulkan perasaan takut, cemas, flashback, bahkan untuk anak-anak reaksi yang biasa muncul adalah menangis, berteriak bahkan bertindak agresif," kata Tara kepada JawaPos.com, Selasa (15/5). Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua dan lingkungan untuk menghilangkan trauma.
Sebelum Menanggulangi Anak
Pastikan orang tua dalam keadaan emosi yang stabil agar dapat menolong. Karena orang tau yang panik dapat memicu anak bertambah panik dan takut.
"Orang tua tenang anak akan terbawa tenang," jelas Psikolog berparas cantik itu.
Berikan Rasa Aman
Peristiwa trauma menimbulkan perasaan takut bahwa kejadian sama akan berulang. Berikan rasa aman, secara fisik di dekat mereka.
"Berikan kata-kata positif dan keyakinan bahwa akan selalu ada orang yang melindungi mereka," ujar Tara.
Alihkan Rasa Takut
Caranya dengan mengajak melakukan kegiatan yan lebih menghibur seperti bernyanyi, mewarnai, menari. Hal ini baik untuk melampiaskan emosi dan mengalihkan ketakutan.
"Bisa mengajak anak dengan kegiatan hiburan untuk mengalihkan rasa takutnya atas apa yang dilihatnya," ungkapnya.
Ajak Bicara
Ajak bicara apa makna yang ditangkap anak dari peristiwa itu. Tiap anak bisa menangkap dan memaknai suatu peristiwa berbeda-beda.
"Temukan apa hal yang paling mengusiknya kemudian beri penjelasan mengenai fakta dan realitas yang ada agar pikiran butuk dapat diatasi," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
