
Ilustrasi- Obat-obat yang harus dikonsumsi dengan bijak. (Freepik)
JawaPos.com-Beberapa hari lalu, atau tepatnya pada 25 September, dunia memperingati apa yang disebut sebagai Hari Apoteker Sedunia. Momentum ini menjadi pengingat betapa pentingnya profesi apoteker dalam sistem kesehatan global.
Meski kerap berada di balik meja apotek, peran mereka sangat krusial sebagai garda terdepan dalam memastikan keamanan, efektivitas, dan ketepatan penggunaan obat bagi masyarakat. Menilik sejarahnya, peringatan ini pertama kali diprakarsai International Pharmaceutical Federation (FIP) pada 2009.
Sejak itu, Hari Apoteker Sedunia dirayakan untuk menegaskan kontribusi apoteker dalam mendukung layanan kesehatan, mulai dari memberikan saran penggunaan obat, mendampingi pasien dengan penyakit kronis, hingga mengedukasi masyarakat soal gaya hidup sehat dan perawatan preventif.
Banyak pihak menilai apoteker adalah tenaga medis kedua yang paling sering ditemui masyarakat setelah dokter. Tidak jarang, pasien lebih dulu berkonsultasi ke apoteker sebelum memutuskan pergi ke rumah sakit.
Peran mereka dalam memberi informasi yang benar mengenai obat resep maupun non-resep, termasuk vitamin dan suplemen, membantu mencegah kesalahan pengobatan yang berpotensi berbahaya.
Selain itu, apoteker juga berperan besar dalam mendukung upaya kesehatan preventif. Di banyak negara, mereka terlibat dalam program imunisasi, manajemen penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, hingga memberikan edukasi terkait pola makan sehat.
Pandemi Covid-19 yang lalu juga menjadi bukti nyata bagaimana apoteker membantu menjembatani akses layanan kesehatan ketika fasilitas medis terbatas.
Data dari FIP mencatat bahwa jumlah apoteker di dunia terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan global. Tren ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, terutama dalam bidang wellness dan perawatan preventif.
Di Indonesia, jumlah apoteker mencapai lebih dari 110 ribu orang dan terus bertambah setiap tahun. Meski begitu, tantangan yang dihadapi profesi ini tidak kecil. Mulai dari distribusi tenaga yang belum merata, terutama di wilayah terpencil, hingga meningkatnya kebutuhan kompetensi baru di era digital, seperti layanan konsultasi online.
Perkembangan teknologi mendorong apoteker untuk lebih adaptif dalam memberikan layanan yang mudah diakses masyarakat. Salah satu jaringan ritel kesehatan yang menyoroti momen ini adalah AS Watsons, yang memiliki ribuan apoteker di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Perusahaan tersebut menyebut bahwa peran apoteker kini tidak lagi terbatas pada penjualan obat, tetapi juga mencakup edukasi kesehatan, layanan konsultasi, hingga dukungan gaya hidup sehat yang lebih holistik.
"Kompetensi mereka sangat penting dalam membantu pelanggan menjalani hidup sehat dengan percaya diri,” ujar Peter Macnab, International Commercial Director AS Watson terkait Hari Apoteker Sedunia.
Di Indonesia, Watsons mengklaim telah menempatkan apoteker di setiap gerainya untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan akses informasi medis yang kredibel.
Hari Apoteker Sedunia bukan hanya perayaan simbolis, tetapi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya profesi ini dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Apoteker hadir bukan sekadar penjaga etalase obat, melainkan tenaga medis yang berperan besar dalam mendampingi masyarakat menuju hidup lebih sehat dan berkualitas.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
