
Terapi akupuntur (Canva)
JawaPos.com - Terapi akupuntur merupakan salah satu metode pengobatan tradisional Tiongkok yang masih banyak digunakan hingga saat ini. Teknik ini dilakukan dengan menusukkan jarum tipis pada titik tertentu di tubuh.
Selain dipercaya memperbaiki aliran energi atau Qi dalam tubuh, akupuntur juga terbukti memberi manfaat kesehatan nyata. Banyak penelitian medis mendukung khasiat terapi akupuntur dalam mengatasi berbagai keluhan.
Metode pengobatan akupuntur sering dipilih karena bersifat alami tanpa obat kimia. Pasien bisa mendapatkan manfaat, mulai dari perbaikan tidur, pengurangan nyeri, hingga peningkatan kualitas hidup.
Dilansir dari laman Alodokter dan Siloam Hospitals, berikut ini sejumlah manfaat akupuntur untuk kesehatan yang dapat menjadi pertimbangan bagi Anda sebelum mencoba terapi tradisional tersebut.
1. Mengatasi Nyeri Kepala
Akupuntur terbukti efektif membantu meredakan sakit kepala, termasuk migrain dan sakit kepala tegang. Dengan menusukkan jarum tipis, hormon endorfin dilepaskan sehingga mampu mengurangi rasa nyeri yang muncul.
Terapi ini juga dapat menurunkan frekuensi kambuh migrain. Pasien yang rutin menjalani akupuntur umumnya merasakan penurunan intensitas rasa sakit sehingga aktivitas harian tetap dapat dijalankan dengan nyaman.
Selain untuk migrain, akupuntur juga membantu mengatasi sakit kepala akibat stres atau kurang tidur. Dengan perangsangan titik tertentu, tubuh terasa lebih rileks, sehingga nyeri perlahan berkurang.
Kombinasi akupuntur dan gaya hidup sehat bisa memberi hasil lebih baik. Pasien disarankan menjaga pola tidur, mengelola stres, dan tetap aktif bergerak untuk mencegah kambuhnya nyeri kepala.
2. Mengontrol Tekanan Darah
Bagi penderita hipertensi, terapi akupuntur dapat menjadi pilihan pendamping pengobatan medis. Jarum akupuntur bekerja dengan menstimulasi saraf sehingga membantu menjaga kestabilan tekanan darah lebih optimal.
Tekanan darah yang terkontrol menurunkan risiko penyakit kronis berbahaya, seperti stroke dan serangan jantung. Oleh karena itu, akupuntur bisa menjadi langkah preventif sekaligus perawatan jangka panjang.
Selain menurunkan tekanan darah, terapi ini juga meningkatkan sirkulasi darah secara keseluruhan. Dengan begitu, tubuh akan terasa lebih segar, bugar, dan peredaran darah pun semakin lancar.
Meski bermanfaat, pasien hipertensi tetap dianjurkan memantau tekanan darah secara rutin. Akupuntur sebaiknya dikombinasikan dengan diet sehat rendah garam serta olahraga teratur.
3. Memperlambat Penuaan Kulit

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
