Ilustrasi orang yang menerapkan pola hidup sehat. (Freepik)
JawaPos.com – Menjalankan pola hidup yang sehat tidak lepas dari keharusan mengonsumsi makanan yang sehat pula. Hal ini kerap kali menjadi batu terjal bagi mereka yang ingin menjalani healthy lifestyle lantaran 'keterbatasan' menu makanan maupun minuman yang layak dikonsumsi demi tujuan tersebut.
Seiring berkembanganya teknologi pangan, inovasi meal replacement pun kian banyak bermunculan. Sesuai namanya, meal replacement adalah makanan atau minuman yang dirancang untuk menggantikan makanan utama dengan kalori dan nutrisi yang sesuai.
“Apakah meal replacement tersebut sudah mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang seimbang dan dibutuhkan tubuh? Perhatikan juga kandungan gula, jangan melebihi kebutuhan harian yang disarankan,” ucap Andayu.
Andayu juga menekankan pentingnya memperhatikan kandungan protein. “Ada jenis macam-macam, isolated whey, isolated dari kacang kedelai, dan sebagainya yang juga dapat menjadi bahan pertimbangan," jelasnya.
Keberadaan meal replacement juga diyakini bisa menjadi alternatif kudapan agar mereka yang menjalani pola hidup sehat punya variasi lain dalam mengonsumsi panganan.
“Menjalani healthy lifestyle tidak harus membosankan atau terbebani dengan rasa yang itu-itu saja," kata Nopan Triansyah, Product Manager iSlim.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa pola hidup sehat tidak hanya tentang menurunkan berat badan dengan cepat, tetapi memastikan tubuh tetap aktif dan berfungsi optimal. Diet yang sehat itu dimulai dengan asupan nutrisi yang seimbang dan berkelanjutan, bukan sekadar hasil instan,” sambung Nopan.
Lebih lanjut, Nopan menuturkan bahwa produk meal replacement ini hadir sebagai solusi inovatif untuk menyerap lemak, melancarkan pencernaan, dan menjaga tubuh tetap aktif serta sehat, dengan menggunakan tiga fat blocker, yakni chitosan, chia seed, dan green coffee extract. Chia seed berperan penting dalam menjaga rasa kenyang lebih lama berkat kandungan seratnya yang tinggi.
Chitosan berfungsi sebagai pengikat lemak dan kandungan green coffee extract membantu tubuh tetap berenergi. Nopan memastikan, kandungan kopi dalam green coffee extract aman dikonsumsi karena tak melalui proses sangrai, sehingga kandungan kafeinnya lebih rendah dibandingkan kopi pada umumnya.
“Tiga fat blocker ini yang menjadi pembeda dengan meal replacement lainnya,” tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022