Ilustrasi Beberapa zat dalam sabun seringkali menyebabkan sensasi terbakar pada kulit. (Freepik)
JawaPos.com - Kerap merasakan sensasi terbakar pada tangan setelah kontak dengan cabai atau detergen? Jika keluhan ini kini juga muncul setiap kali tangan terkena sabun mandi dan berlangsung selama beberapa hari, Anda mungkin mengalami kondisi kulit yang memerlukan perhatian khusus.
Dikutip dari laman Alodokter, Dr. Fadhilah Az Zahro, IBCLC, CIMI, menjelaskan berbagai kemungkinan penyebab dan langkah-langkah yang bisa diambil untuk mengatasi masalah ini.
Sensasi terbakar pada kulit, terutama tangan, setelah kontak dengan bahan-bahan tertentu bisa disebabkan oleh berbagai kondisi dermatologis. Beberapa kemungkinan penyebab meliputi:
1. Dermatitis Atopik: Merupakan kondisi kulit kronis yang menyebabkan gatal, kemerahan, dan peradangan.
2. Dermatitis Kontak: Terjadi akibat reaksi kulit terhadap bahan kimia atau alergen yang bersentuhan langsung.
3. Dermatitis Dishidrotik: Ditandai dengan ruam melepuh kecil di telapak tangan dan telapak kaki.
4. Dermatitis Numularis: Membentuk bercak-bercak berbentuk bulat yang bisa menyebabkan gatal dan peradangan.
5. Neurodermatitis: Dikenal juga sebagai dermatitis kronis akibat kebiasaan menggaruk area kulit tertentu.
6. Dermatitis Stasis: Umumnya terjadi pada kaki akibat masalah sirkulasi darah.
7. Dermatitis Seboroik: Menyebabkan kulit kemerahan dan bersisik, sering terjadi di area yang berminyak seperti wajah dan kulit kepala.
Untuk mengatasi masalah kulit ini, penting untuk mengetahui penyebab spesifik dari keluhan Anda. Namun, ada beberapa langkah umum yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala dan melindungi kulit Anda:
1. Hindari Menggaruk: Memotong kuku pendek dan menghindari menggaruk area yang terkena akan membantu mencegah iritasi lebih lanjut dan infeksi.
2. Pilih Produk Perawatan Kulit yang Tepat: Gunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda untuk mencegah iritasi tambahan.
3. Hindari Alergen: Jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap produk tertentu, pastikan untuk menghindari penggunaan produk tersebut di masa mendatang.
4. Cukupi Kebutuhan Cairan: Minum cukup air, sekitar 8 gelas per hari, untuk menjaga hidrasi kulit dan mencegah kulit kering.
5. Ikuti Petunjuk Pengobatan: Jika Anda menggunakan obat topikal atau oral, pastikan untuk mengikuti dosis dan petunjuk penggunaan yang diberikan oleh dokter. Jangan menggunakan obat sembarangan untuk menghindari efek samping.
Jika keluhan ini terus mengganggu aktivitas sehari-hari Anda atau tidak membaik dengan perawatan rumahan, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit atau dermatovenerologi (Sp.KK / Sp.DV).
Pemeriksaan menyeluruh akan membantu menentukan penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang sesuai, yang bisa meliputi penghindaran alergen, penggunaan antigatal, atau antibiotik jika terdapat infeksi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
