Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juni 2024 | 13.12 WIB

Generasi Z Marak Dikabarkan Terkena Diabetes, Gaya Hidup Nongkrong jadi Salah Satu Penyebabnya!

Ilustrasi gen z nongkrong. (EyeEm/freepik) - Image

Ilustrasi gen z nongkrong. (EyeEm/freepik)

JawaPos.Com - Usai dikabarkan menjadi generasi paling banyak menganggur, kini generasi Z alias Gen Z kembali jadi sorotan. 

Terkait gaya hidup sehat, kini Gen Z disebutkan menjadi generasi yang paling rentan menderita diabetes di usia muda.

Diketahui, diabetes adalah kondisi kenaikan gula darah pada tubuh yang disebabkan kenaikan glukosa yang tidak terserap oleh sel tubuh yang akhirnya menyebabkan penumpukan dalam darah.

Dilansir dari laman kementerian kesehatan, Indonesia menempati urutan kelima jumlah penderita diabetes yakni 19,5 juta pada tahun 2021, dan akan terus meningkat pada 2045 sebesar 28,5 juta. 

Penyakit ini tidak bisa disepelekan karena dianggap mother of all diseases yang bisa menyebabkan penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal.

Masih dilansir dari sumber yang sama, berikut penyebab Gen Z rentan terkena diabetes.

1. Pola Makan

Terbiasa mengkonsumsi karbohidrat olahan serta makanan dan minuman tinggi gula. Saat kita nongkrong pesan kopi, redvelvet dan sebagainya, pesan makanan cepat saji membuat kadar gula darah cepat berkontribusi pada resistensi insulin.

Hal yang menjadi kebiasaan sehari hari gen z ini lambat laun akan menjadi boomerang berakibat fatal yaitu diabetes pada usia muda. Saat nongkrong coba untuk less sugar atau ganti dengan gula alami.

Jarang mengonsumsi serat, kurangnya serat pada tubuh membuat penyerapan gula menjadi lambat. Cobalah untuk mengonsumsi sayur dan buah, untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.

Mayoritas Gen Z jauh tinggal merantau untuk kebutuhan pendidikan atau kerja sehingga mereka mengkonsumsi makanan cepat saji dan kurang makanan sehat. Coba lah untuk membeli buah potong yang harganya lebih terjangkau dan sesuai porsi kita atau membeli jus sayur buah.

Makan tidak teratur, banyak yang menganggap ini sebagai masalah sepele, melewatkan sarapan karena merasa tidak lapar atau makan saat larut malam, hal itu dapat mengganggu metabolisme, hormon pengatur nafsu makan sehingga dapat meningkatkan diabetes. 

Walau tidak lapar cobalah untuk makan secara teratur meski hanya sedikit, konsumsi ubi, buah, telur sebagai cemilan disaat diluar jam makan.

Gaya Hidup

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore