Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Maret 2024 | 20.55 WIB

Pahami 5 Mitos Seputar Kista Ovarium dan Ketahui Fakta yang Sebenarnya

Ilustrasi kista ovarium./freepik/jofreepik - Image

Ilustrasi kista ovarium./freepik/jofreepik

JawaPos.com - Kista ovarium adalah kantong cairan yang berkembang di dalam atau di sekitar ovarium wanita. Ini adalah kondisi di mana kantong kecil yang berisi cairan berkembang di dalam atau di atas ovarium.

Kista ovarium dapat bervariasi dalam ukuran dan sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, dalam beberapa kasus, kista ovarium dapat menyebabkan ketidaknyamanan, sakit perut, atau masalah lainnya.

Kista ovarium sering kali menjadi topik yang menimbulkan kekhawatiran dan kebingungan di kalangan wanita.

Sebelum mengambil langkah-langkah penting dalam penanganan dan pencegahan, penting untuk memahami mitos yang sering berkembang seputar kondisi ini.

Meskipun sering dianggap sebagai hal yang serius, ada banyak mitos yang salah terkait dengan kista ovarium.

Dilansir dari Lybrate pada Selasa (19/3), Dr Janki Borkar mengungkap bahwa terdapat 5 mitos seputar kista ovarium dan mengungkapkan fakta yang sebenarnya di balik mitoa tersebut.

Dengan memahami mitos-mitos ini, wanita akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi ini dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk kesehatan reproduksi mereka.

1. Kista ovarium bersifat kanker (mitos)

Mitos ini menyatakan bahwa kista ovarium bersifat kanker. Namun, dalam kebanyakan kasus, kista tersebut tidak berkembang menjadi sel-sel kanker atau tidak bersifat kanker dari awal.

Untuk memastikan jenis kista yang ada dalam tubuh, dokter dapat melakukan pemeriksaan ultrasonografi panggul. Jika dokter menduga adanya kanker, maka biasanya akan disarankan untuk melakukan operasi pengangkatan kista segera.

Dengan demikian, mitos bahwa kista ovarium selalu bersifat kanker tidaklah benar.

2. Kista ovarium tidak dapat dikendalikan (mitos)

Mitos ini menyatakan bahwa kista ovarium tidak dapat dikendalikan. Namun, dalam kenyataannya, jika Anda mengalami kista ovarium yang sering kambuh, ada langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengendalikan kondisi tersebut.

Mengonsumsi pil kontrasepsi dapat membantu mengurangi risiko kambuhnya kista ovarium di masa mendatang.

Selain itu, menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan atau berhenti merokok juga dapat membantu mengurangi risiko terbentuknya kista ovarium.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore