Ilustrasi susu oat and susu kedelai. (Shutterstock/Olena Rudo)
JawaPos.com – Dalam dunia yang semakin sadar akan kesehatan dan keberlanjutan, banyak orang beralih dari susu sapi tradisional ke alternatif nabati. Dua pilihan populer yang telah mendominasi pasar adalah susu oat dan susu kedelai.
Keduanya menawarkan keunggulan tersendiri dan telah menjadi favorit bagi konsumen yang mencari pilihan yang lebih ramah lingkungan dan bebas laktosa.
Namun, dengan begitu banyak informasi yang beredar, mungkin sulit untuk memahami perbedaan yang sebenarnya antara kedua jenis susu ini.
Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan antara susu oat dan susu kedelai, dari sejarahnya yang kaya hingga dampak lingkungan yang dihasilkan, untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat.
Sejarah dan Asal-Usul Susu Oat dan Susu Kedelai
Dilansir dari Yahoo Movies UK, Rabu (13/3), susu kedelai memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Susu kedelai berasal dari Tiongkok pada abad ke-14. Sebaliknya, susu oat adalah penemuan yang relatif baru, diciptakan pada tahun 1990-an.
Susu kedelai pertama kali disebutkan dalam dokumen Tiongkok yang diperkirakan diterbitkan pada tahun 1365, sedangkan produksi komersial susu kedelai di AS dimulai pada awal 1900-an.
Susu oat dibuat dari oat gulung kuno dan telah mendapatkan popularitas karena teksturnya yang creamy dan rasa manis alami yang lembut.
Susu kedelai, yang berasal dari kedelai, memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan telah menjadi pilihan utama dalam berbagai budaya selama berabad-abad.
Perbandingan Nilai Gizi Susu Oat dan Susu Kedelai
Kedua jenis susu ini memiliki profil nutrisi yang berbeda karena bahan dasar yang berbeda. susu kedelai menawarkan kandungan protein yang lebih tinggi, sementara susu oat dikenal dengan rasa manis alaminya yang lembut.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
