Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Januari 2023 | 14.17 WIB

Efek Keracunan Jajanan Viral Ciki Ngebul, Nyeri Perut dan Luka Bakar

Ilustrasi makanan ringan Chiki Ngebul. Instagram@arrylistyorini/Antara - Image

Ilustrasi makanan ringan Chiki Ngebul. Instagram@arrylistyorini/Antara

JawaPos.com - Menyantap jajanan viral ciki ngebul alias cikibul memang memberikan sensasi tersendiri. Pasalnya jajanan tersebut memberikan uap seperti asap karena mengandung nitrogen cair. Tak disangka, sudah ada puluhan orang yang menjadi korban keracunan jajanan ciki ngebul.

Dalam keterangan resmi, Kementerian Kesehatan menegaskan Ciki Ngebul sendiri merupakan jajanan kekinian yang banyak dijual dan dicari karena keunikannya. Saat dikonsumsi, ciki ngebul dapat mengeluarkan asap yang berasal dari nitrogen cair atau liquid nitrogen yaitu nitrogen yang berada dalam keadaan cair pada suhu yang sangat rendah.

Cairan nitrogen jernih, tidak berwarna, dan tidak berbau sehingga tidak mengubah rasa jika digunakan untuk makanan. Sensasi inilah yang membuat ciki ngebul banyak menarik perhatian sekaligus digemari masyarakat utamanya anak-anak.

Setiap kejadian keracunan pangan yang disebabkan oleh nitrogen cair dapat dilaporkan ke Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) pada menu EBS melalui link https://skdr.surveilans.org atau nomor WhatsApp (WA) Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC) : 0877-7759-1097 atau email: poskoklb@yahoo.com dan ditembuskan kepada Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Pasalnya sebelumnya, dilaporkan puluhan anak SD di beberapa daerah mengalami keracunan usai menyantap ciki ngebul warna warni.

Berikut beberapa kejadian keracunan Ciki Ngebul:

1. Pada Juli 2022 terjadi 1 kasus pada anak yang mengkonsumsi ice smoke di Desa Ngasinan Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo yang menyebabkan terjadinya luka bakar.

2. Pada 19 November 2022, UPTD Puskesmas Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya melaporkan telah terjadi KLB keracunan pangan dengan jumlah kasus 23 orang, 1 kasus diantaranya dirujuk ke Rumah Sakit. Gejala timbul setelah mengkonsumsi jajanan jenis ciki ngebul.

3. Pada 21 Desember 2022, UGD Rumah Sakit Haji Jakarta melaporkan menerima pasien anak laki-laki berumur 4,2 datang dengan keluhan nyeri perut hebat setelah mengkonsumsi jajanan jenis ciki ngebul.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore