
Ilustrasi. Buang air besar berdarah bisa jadi gejala kanker usus.
JawaPos.com - Pasien kanker usus besar (kolorektal) didorong untuk tetap semangat meski sudah memasuki stadium lanjut. Sebab setiap penyakit atau fase kanker pasti akan diberikan pengobatan yang sesuai.
Dalam rangka memperingati Bulan Kesadaran Kanker Kolorektal pada bulan Maret, Indonesian Cancer Information and Support Center Association (CISC) bersama PT Merck Tbk mengajak masyarakat Indonesia terkait pentingnya deteksi dini kanker usus besar (kolorektal) agar tidak terlambat ditangani untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan dan penyembuhan. Dokter spesialis bedah konsultan bedah digestif Dr. dr. Wifanto Saditya Jeo, SpB-KBD, mengatakan, pemeriksaan dini dan skrining usus besar ketika mulai mengalami gejala sangat disarankan.
"Kami para dokter siap untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi sehubungan dengan usus besar ini," kata dr. Wifanto baru-baru ini.
Baca Juga: Berdarah dan BAB Terus Menerus, Waspada Gejala Kanker Usus Besar
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi dan onkologi medik, dr. Nadia Ayu Mulansari, SpPD, K-HOM, menegaskan agar pasien kanker jangan putus asa jika sudah masuk tahap stadium lanjut. Menurutnya dokter sudah memiliki serangkaian pengobatan yang tepat untuk pasien.
“Jangan khawatir jika kondisi kanker sudah terlanjur masuk ke tahap lanjut. Setiap stadium ada pengobatannya masing-masing, kami sebagai tim dokter ingin memberikan yang terbaik untuk pasien, kami akan usahakan memberikan pengobatan dengan pendekatan personalized treatment. Dalam arti, setiap pasien bisa mendapatkan pengobatan sesuai dengan kondisi, stadium dan jenis molekular pasien kanker usus besar," tegasnya.
Seiring dengan kemajuan penanganan kanker kolorektal di Indonesia, khususnya dengan tersedianya terapi target dan pemeriksaan status penanda mutasi tumor RAS, diharapkan angka kematian karena kanker kolorektal dapat terus berkurang. Dengan pilihan metode pengobatan personalized treatment membantu menegakkan diagnosis yang lebih akurat.
"Memungkinkan pemberian obat yang tepat sehingga akan meminimalisir efek samping dan meningkatkan keberhasilan pengobatan dan kesembuhan," katanya.
Kanker dan Covid-19
Pasien kanker memiliki tingkat risiko paparan Covid-19 lebih tinggi sebesar 3,5 kali lipat dibandingkan dengan pasien yang bukan kanker. Termasuk pasien kanker kolorektal yang mempunyai risiko tinggi terhadap infeksi Covid-19, mengingat keadaan sistem imunitas mereka. Menanggapi upaya pemerintah saat ini untuk memerangi pandemi Covid-19 dengan program vaksinasi, apakah pasien dan penyintas kanker kolorektal bisa mendapatkan vaksin Covid-19 untuk mencegah penularan.
Berdasarkan rekomendasi PERHOMPEDIN (Perhimpunan Hematologi dan Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia), vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada pasien dan penyintas kanker dengan penilaian individual dan pemantauan ketat serta berhati-hati selama tidak ada kontraindikasi. Dengan kata lain, penyintas kanker kolorektal dapat diberikan vaksinasi selama tidak ada kontraindikasi. Sedangkan pasien dengan kanker kolorektal masih aktif, dapat dikoordinasikan dengan dokter yang merawat untuk berkoordinasi dengan tim vaksinasi dewasa.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/29Q7A3EmUCY

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
