
Seorang anak bermain didepan mural bergambar wanita memakai masker di Kawasan Kalipasir, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pembuatan mural dilakukan untuk mengedukasi serta memotivasi warga masyarakat untuk semangat di tengah pandemi penyebaran virus corona. Fo
JawaPos.com - Secara umum, ada tiga jenis masker yang sering digunakan masyarakat. Yakni, masker N95, masker medis/ masker bedah, dan masker kain. Khusus masker kain, spesifikasinya harus sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).
”Saat memakai masker, usahakan tidak menyentuh selain bagian tepinya atau talinya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kontak pada bagian tengah atau bagian yang berfungsi untuk menutupi area hidung serta mulut,” ujar Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI dr Riskiyana Sukandhi Putra MKes.
Untuk melepas masker saat mau makan atau minum, sebaiknya siapkan dahulu tempat menyimpan masker. Lalu, pakai hand sanitizer sebelum melepas masker. Setelah melepas masker tanpa menyentuh bagian tengah, letakkan masker di tempat penyimpanan dan pakai kembali hand sanitizer atau cuci tangan sebelum makan.
”Sebisa mungkin hindari menyentuh bagian tengah masker karena tangan kita sendiri sudah menyentuh area-area yang sudah tersentuh Covid-19,” sebutnya.
Pemakaian masker kain dianjurkan hanya empat jam atau bisa kurang dari empat jam jika yang bersangkutan bersin dan batuk yang mengakibatkan masker basah. Masker kain dan masker medis bisa dipakai lagi dengan syarat harus dicuci dengan air hangat kurang lebih bersuhu 60 derajat Celsius, lalu diberi detergen, dicuci, dikeringkan di bawah sinar matahari, kemudian disetrika. Masker kain bisa dipakai berulang selama masker tersebut tidak rusak dan tidak sobek.
Menurut survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), masih banyak warga yang belum mematuhi protokol kesehatan. Dalam hal penggunaan masker, masih ada sekitar 8 persen masyarakat belum patuh. Pada survei September, tingkat kepatuhan dalam menggunakan masker mencapai 92 persen atau meningkat 8 persen dibandingkan survei terakhir pada April.
Sementara itu, kepatuhan masyarakat dalam mencuci tangan dan menjaga jarak hanya 75 persen. Karena itu, perlu ada sosialisasi dan edukasi yang lebih masif.
”Sosialisasi itu bisa tentang cara penggunaan masker hingga cara memilih masker yang baik dan benar,” ungkapnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=PIhZjJktmVE&ab_channel=jawapostvofficial

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
