Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 September 2026 | 06.46 WIB

7 Hal yang Dapat Dilakukan Saat Si Kecil Bicara Tanpa Henti Menurut Psikologi, Apa Sajakah Itu?

seseorang yang memiliki anak yang bicara tanpa henti./Magnific/pvproductions - Image

seseorang yang memiliki anak yang bicara tanpa henti./Magnific/pvproductions

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa kewalahan karena si kecil terus berbicara dari bangun tidur hingga menjelang tidur? Baru selesai menjawab satu pertanyaan, muncul pertanyaan berikutnya. Belum selesai bercerita tentang sekolah, ia sudah berpindah ke cerita tentang teman, mainan, hewan, makanan, atau sesuatu yang tiba-tiba terlintas di kepalanya.

Bagi orang tua, menghadapi anak yang bicara tanpa henti terkadang melelahkan. Apalagi ketika percakapan berlangsung saat kita sedang bekerja, memasak, mengemudi, atau membutuhkan waktu sejenak untuk beristirahat.

Namun, dari sudut pandang psikologi perkembangan, anak yang banyak bicara tidak selalu berarti sedang mencari perhatian atau sengaja membuat orang tua kewalahan. Berbicara merupakan salah satu cara anak memahami dunia, membangun hubungan, mengekspresikan emosi, dan mengembangkan kemampuan berpikir.

Karena itu, respons orang tua dapat menjadi bagian penting dalam membantu anak belajar berkomunikasi dengan sehat sekaligus memahami kapan waktunya berbicara dan kapan waktunya mendengarkan.

Dilansir dari Psychology Today pada Rabu (2/9), terdapat tujuh hal yang dapat dilakukan ketika si kecil bicara tanpa henti.

1. Jangan buru-buru mematikan percakapannya

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah menahan keinginan untuk langsung berkata, “Sudah, diam dulu,” atau “Kamu cerewet sekali.”

Memang, ketika anak terus berbicara, respons seperti itu mungkin terasa sebagai jalan tercepat untuk mendapatkan ketenangan. Akan tetapi, jika terlalu sering dilakukan, anak dapat menangkap pesan bahwa terlalu banyak berbicara adalah sesuatu yang salah.

Padahal, bagi anak, berbicara sering kali merupakan bagian dari proses belajar.

Anak mungkin sedang mencoba memahami sesuatu yang baru saja dialaminya. Ia juga mungkin sedang belajar menyusun urutan cerita, mencari kata yang tepat, mengungkapkan perasaan, atau sekadar menikmati interaksi dengan orang yang ia percaya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore