
Ilustrasi seseorang yang terlihat kurang berpendidikan. (Foto: Freepik)
JawaPos.com - Kecerdasan seseorang tidak selalu tercermin dari gelar akademik atau seberapa banyak buku yang telah dibaca. Dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat berbicara atau menulis, pilihan kata justru sering menjadi “penentu kesan pertama”.
Ironisnya, banyak orang yang sebenarnya cerdas, kritis, dan berwawasan luas, tetapi terdengar kurang berpendidikan hanya karena terbiasa menggunakan kata-kata tertentu.
Masalahnya bukan pada niat, melainkan pada kebiasaan. Kata-kata ini sering muncul secara refleks, tanpa disadari, dan lama-kelamaan membentuk citra cara berpikir seseorang di mata orang lain.
Dilansir dari Geediting, terdapat delapan kata yang, jika terlalu sering digunakan, dapat mereduksi kesan intelektual Anda—tidak peduli seberapa pintar Anda sebenarnya.
1. “Pokoknya”
Kata ini sering digunakan untuk menutup diskusi. Saat seseorang berkata “pokoknya begitu”, pesan yang tertangkap adalah keengganan untuk menjelaskan alasan atau logika di balik pendapatnya. Dalam diskusi intelektual, ini terdengar seperti jalan pintas berpikir.
Orang berpendidikan cenderung menjelaskan mengapa, bukan hanya apa. Mengganti “pokoknya” dengan penjelasan singkat akan langsung meningkatkan kualitas komunikasi Anda.
2. “Terserah”
“Terserah” memang terdengar netral, tetapi dalam konteks tertentu, kata ini memancarkan sikap pasif dan tidak mau bertanggung jawab. Terlebih jika digunakan dalam diskusi penting, kata ini memberi kesan bahwa Anda tidak memiliki pendirian atau enggan berpikir lebih jauh.
Padahal, kecerdasan sering terlihat dari keberanian menyampaikan pilihan, meski dengan kalimat sederhana.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
