
seseorang yang makan dengan perlahan / foto: Magnific/pvproductions
JawaPos.com - Di tengah kehidupan yang serba cepat, makan sering kali berubah menjadi aktivitas yang dilakukan sambil bekerja, menonton video, membalas pesan, atau bahkan berjalan. Banyak orang menyelesaikan makanan mereka dalam hitungan menit tanpa benar-benar menyadari rasa, aroma, dan tekstur yang mereka konsumsi.
Namun, ada sekelompok orang yang berbeda. Mereka makan dengan tenang, mengunyah lebih lama, menikmati setiap suapan, dan tidak terburu-buru meninggalkan meja makan. Sekilas, kebiasaan ini mungkin terlihat sederhana. Akan tetapi, psikologi menunjukkan bahwa cara seseorang makan sering kali mencerminkan cara mereka menjalani kehidupan secara keseluruhan.
Orang yang makan perlahan sering dikaitkan dengan tingkat kehadiran atau presence yang lebih tinggi. Kehadiran di sini berarti kemampuan untuk benar-benar hadir pada momen yang sedang berlangsung, bukan terus-menerus terjebak dalam penyesalan masa lalu atau kekhawatiran tentang masa depan.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (3/6), terdapat delapan ciri yang sering ditemukan pada orang yang makan perlahan menurut perspektif psikologi.
1. Lebih Sadar Terhadap Momen Saat Ini
Orang yang makan perlahan cenderung lebih mampu memusatkan perhatian pada apa yang sedang mereka lakukan. Ketika mereka makan, fokus mereka berada pada makanan, bukan pada puluhan hal lain yang berebut perhatian.
Dalam psikologi, kemampuan ini dikenal sebagai mindfulness, yaitu kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini tanpa menghakimi.
Mereka memperhatikan rasa makanan, aroma, suhu, dan sensasi mengunyah. Kebiasaan sederhana ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan yang baik untuk hadir dalam pengalaman sehari-hari.
Karena terbiasa hidup lebih sadar, mereka juga sering lebih menikmati hal-hal kecil yang mungkin terlewat oleh orang lain.
2. Tidak Terlalu Dikuasai Oleh Rasa Tergesa-Gesa
Banyak orang makan cepat karena merasa harus segera menyelesaikan sesuatu berikutnya. Pikiran mereka sudah berada pada rapat berikutnya, tugas yang belum selesai, atau aktivitas lain yang menunggu.
Sebaliknya, orang yang makan perlahan biasanya memiliki hubungan yang lebih sehat dengan waktu. Mereka memahami bahwa tidak semua hal harus dilakukan dengan terburu-buru.
Ini bukan berarti mereka malas atau tidak produktif. Justru mereka cenderung memahami kapan harus bergerak cepat dan kapan harus melambat untuk menikmati proses.
Kemampuan mengatur ritme hidup seperti ini sering berkaitan dengan tingkat stres yang lebih rendah.
3. Lebih Peka Terhadap Sinyal Tubuh
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
