
Ilustrasi seseorang yang memiliki kebiasaan sulit kaya (Freepik/Tirachardz)
JawaPos.com - Banyak orang fokus pada apa yang harus dilakukan di pagi hari untuk menjadi sukses. Padahal, malam hari justru memainkan peran yang tidak kalah penting. Secara psikologis, kebiasaan sebelum tidur memengaruhi kualitas istirahat, kondisi mental, hingga cara otak memproses keputusan keesokan harinya.
Beberapa kebiasaan malam tertentu, jika dilakukan terus-menerus, bisa menghambat produktivitas, disiplin, dan bahkan pola pikir berkembang (growth mindset).
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (16/4), terdapat delapan kebiasaan yang sering ditemukan pada orang-orang yang kesulitan mencapai kesuksesan jangka panjang.
1. Begadang Tanpa Tujuan yang Jelas
Bukan sekadar tidur larut, tetapi tidur larut karena hal yang tidak produktif, seperti scrolling media sosial tanpa henti atau menonton tanpa kontrol.
Secara psikologis, kurang tidur berdampak langsung pada:
Penurunan kemampuan mengambil keputusan
Emosi yang lebih tidak stabil
Penurunan fokus dan kreativitas
Orang yang sukses cenderung menjaga energi mentalnya. Begadang tanpa tujuan hanya menguras "modal kognitif" untuk hari berikutnya.
2. Mengonsumsi Konten Negatif Sebelum Tidur
Apa yang Anda lihat sebelum tidur akan "dibawa" oleh otak ke dalam alam bawah sadar. Jika yang dikonsumsi adalah:
Berita penuh konflik
Drama yang memicu emosi negatif
Konten yang membuat cemas atau iri
Maka otak akan tetap aktif dalam mode stres. Ini bisa menyebabkan tidur tidak nyenyak dan pikiran negatif keesokan hari.
3. Tidak Merefleksikan Hari yang Telah Dilalui
Orang yang berkembang biasanya meluangkan waktu untuk mengevaluasi diri:
Apa yang berhasil hari ini?
Apa yang bisa diperbaiki?
Tanpa refleksi, seseorang cenderung mengulang kesalahan yang sama. Dalam psikologi, ini disebut sebagai lack of self-awareness, yang menjadi penghambat utama pertumbuhan pribadi.
4. Tidak Memiliki Rencana untuk Hari Besok
Pergi tidur tanpa rencana membuat otak "bingung" saat bangun. Akibatnya:
Hari dimulai dengan reaksi, bukan strategi
Waktu terbuang untuk memutuskan hal-hal kecil
Sebaliknya, merencanakan hari berikutnya membantu otak merasa lebih terarah dan mengurangi stres.
5. Overthinking di Malam Hari
Malam hari sering menjadi waktu di mana pikiran negatif muncul lebih kuat:
Menyesali masa lalu
Mengkhawatirkan masa depan
Membayangkan skenario terburuk
Secara psikologis, overthinking meningkatkan hormon stres seperti kortisol, yang mengganggu kualitas tidur dan kesehatan mental.
6. Menghindari Tanggung Jawab dengan "Pelarian Instan"
Misalnya:
Bermain game berlebihan
Menonton tanpa batas
Mengonsumsi hiburan sebagai pelarian
Ini bukan masalah jika dilakukan secukupnya. Namun, ketika menjadi kebiasaan untuk menghindari kenyataan, ini bisa memperkuat pola avoidance behavior, yaitu kecenderungan menghindari masalah daripada menyelesaikannya.
7. Tidak Menjaga Pola Tidur yang Konsisten
Tidur di jam yang berbeda setiap hari membuat ritme sirkadian terganggu. Dampaknya:
Tubuh sulit merasa segar
Produktivitas menurun
Mood lebih mudah berubah
Dalam jangka panjang, ini bisa mengurangi kemampuan seseorang untuk bekerja secara konsisten—padahal konsistensi adalah kunci kesuksesan.
8. Mengisi Malam dengan Aktivitas Tanpa Nilai Jangka Panjang
Banyak orang menghabiskan malam tanpa melakukan hal yang memberi nilai tambahan, seperti:
Belajar keterampilan baru
Membaca
Mengembangkan diri
Padahal, waktu malam bisa menjadi "waktu emas" untuk pertumbuhan pribadi, terutama bagi mereka yang sibuk di siang hari.
Penutup
Kesuksesan bukan hanya soal kerja keras di siang hari, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mengelola dirinya di malam hari. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten sebelum tidur bisa membentuk pola pikir, energi, dan arah hidup seseorang.
Mengubah satu atau dua kebiasaan malam mungkin terasa sepele, tetapi dalam jangka panjang, dampaknya bisa sangat besar. Jika ingin berkembang, mulailah dari hal sederhana: cara Anda mengakhiri hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022