Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Maret 2026, 23.35 WIB

Orang yang Selalu Tahu Persis Berapa Banyak Bahan Makanan yang Tersisa Tanpa Perlu Memeriksa Memiliki 7 Ciri Kognitif Ini Menurut Psikologi

seseorang yang tahu persis bahan makanan./Freepik/pvproductions - Image

seseorang yang tahu persis bahan makanan./Freepik/pvproductions

JawaPos.com - Di era modern saat ini, berbagai peralatan rumah tangga telah dirancang untuk mempermudah aktivitas sehari-hari. Mesin pencuci piring, rak pengering otomatis, hingga lap pengering berbahan mikrofiber membuat pekerjaan dapur menjadi jauh lebih cepat dan praktis. Namun menariknya, masih banyak orang yang memilih mengeringkan piring secara manual dengan lap atau kain setelah mencucinya.

Bagi sebagian orang, kebiasaan ini mungkin terlihat sederhana bahkan sepele. Akan tetapi dalam perspektif psikologi perilaku, kebiasaan kecil sehari-hari sering kali mencerminkan pola pikir, preferensi kontrol, dan karakter seseorang. Cara seseorang memperlakukan benda di sekitarnya, termasuk peralatan dapur, bisa memberikan gambaran tentang kepribadian mereka.

Beberapa pengamat perilaku dan psikolog menyebut bahwa orang yang tetap memilih mengeringkan piring secara manual sering memiliki pola karakter yang serupa. Tentu saja ini bukan aturan mutlak, tetapi pola yang cukup sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir dari Silicon Canals pada Selasa (10/3), terdapat enam ciri kepribadian yang sering dimiliki orang yang terbiasa mengeringkan piring secara manual.

1. Cenderung Perfeksionis terhadap Detail


Salah satu ciri paling umum adalah perhatian besar terhadap detail. Orang yang mengeringkan piring secara manual biasanya ingin memastikan tidak ada sisa air, noda, atau bekas sabun pada permukaan piring dan gelas.

Dalam psikologi kepribadian, sifat ini sering dikaitkan dengan kecenderungan perfeksionisme ringan. Mereka merasa lebih puas ketika segala sesuatu terlihat benar-benar bersih dan rapi.

Mengeringkan piring sendiri memberi mereka kesempatan untuk memeriksa setiap bagian:

pinggir piring

bagian bawah gelas

sendok dan garpu

Bagi mereka, proses ini bukan sekadar pekerjaan rumah, tetapi juga bentuk memastikan standar kebersihan yang mereka inginkan.

2. Memiliki Rasa Tanggung Jawab yang Tinggi


Orang dengan kebiasaan ini sering kali memiliki rasa tanggung jawab yang kuat terhadap tugas yang sedang mereka kerjakan.

Dalam psikologi, sifat ini sering dikaitkan dengan tingkat conscientiousness yang tinggi dalam model kepribadian Big Five. Individu dengan sifat ini biasanya:

teliti

dapat diandalkan

disiplin terhadap tugas kecil

Alih-alih meninggalkan piring di rak hingga kering sendiri, mereka merasa pekerjaan belum benar-benar selesai sampai semuanya kering dan tersusun rapi.

3. Menyukai Keteraturan dan Organisasi


Kebiasaan mengeringkan piring sering berjalan seiring dengan kebiasaan menyusun peralatan dapur secara rapi dan terorganisir.

Banyak orang yang melakukan ini merasa lebih nyaman ketika dapur terlihat teratur. Mereka biasanya:

menata piring berdasarkan ukuran

menyusun gelas secara simetris

menempatkan sendok di wadah tertentu

Psikologi lingkungan menunjukkan bahwa orang yang menyukai ruang yang tertata rapi sering memiliki kebutuhan tinggi terhadap struktur dan keteraturan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Memiliki Kebiasaan Mindful terhadap Aktivitas Kecil


Beberapa orang menikmati aktivitas rumah tangga sederhana seperti mencuci dan mengeringkan piring karena memberikan efek menenangkan dan meditatif.

Dalam psikologi modern, aktivitas ini sering dianggap sebagai bentuk mindful routine—kegiatan sederhana yang membantu seseorang hadir sepenuhnya pada momen saat ini.

Gerakan berulang seperti:

mengelap piring

menyusun gelas

merapikan dapur

dapat membantu pikiran menjadi lebih tenang setelah hari yang sibuk.

5. Cenderung Mandiri dan Tidak Bergantung pada Alat

Orang yang tetap melakukan proses manual meskipun ada teknologi biasanya memiliki nilai kemandirian yang cukup kuat.

Mereka tidak selalu merasa perlu menggunakan alat otomatis jika bisa melakukannya sendiri. Dalam banyak kasus, mereka justru merasa lebih puas ketika menyelesaikan pekerjaan secara langsung.

Sifat ini sering muncul pada individu yang menghargai proses dan usaha pribadi, bukan hanya hasil akhirnya.

6. Memiliki Standar Kebersihan yang Tinggi

Terakhir, kebiasaan mengeringkan piring manual sering berkaitan dengan standar kebersihan yang tinggi.

Beberapa orang merasa bahwa membiarkan piring basah terlalu lama bisa:

meninggalkan bekas air

membuat bau lembap

atau terlihat kurang rapi

Karena itu mereka memilih memastikan semuanya benar-benar kering sebelum disimpan. Ini mencerminkan sensitivitas terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan rumah.

Kesimpulan


Kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari sering kali lebih bermakna daripada yang kita kira. Mengeringkan piring secara manual mungkin terlihat seperti rutinitas sederhana, tetapi dari sudut pandang psikologi, tindakan ini bisa mencerminkan beberapa aspek kepribadian seperti:

perhatian pada detail

rasa tanggung jawab tinggi

kecintaan pada keteraturan

kecenderungan mindful

kemandirian

standar kebersihan yang tinggi

Namun penting untuk diingat bahwa kepribadian manusia sangat kompleks. Kebiasaan ini tidak otomatis menentukan karakter seseorang secara mutlak. Setiap individu memiliki alasan dan preferensi masing-masing dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Pada akhirnya, apakah seseorang memilih membiarkan piring kering sendiri atau mengelapnya secara manual, yang terpenting adalah menemukan cara yang membuat rumah terasa nyaman dan aktivitas sehari-hari terasa lebih menyenangkan.
Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore