
seseorang yang disukai di usia lanjut usia./Freepik/Lifestylememory
Jawapos.com - Dalam hubungan sosial, orang lanjut usia sering kali membawa pesona yang sulit dijelaskan: ada yang tampak bijaksana, menenangkan, dan membuat siapa pun merasa diterima hanya dengan kehadirannya.
Psikologi sosial menjelaskan bahwa ini bukan semata faktor usia, melainkan serangkaian kebiasaan interpersonal yang terbentuk dari pengalaman hidup panjang.
Banyak dari mereka menguasai seni komunikasi—tanpa disadari—yang membuat mereka mudah disukai.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (9/12), terdapat sembilan kebiasaan sosial yang membuat lansia sering langsung disukai oleh hampir semua orang yang mereka temui.
1. Mereka Mendengarkan dengan Penuh Perhatian
Psikologi menunjukkan bahwa kemampuan mendengarkan aktif meningkatkan kedekatan interpersonal.
Banyak lansia cenderung memberi ruang bagi lawan bicara—mereka tidak terburu-buru menyela, tidak merasa perlu membuktikan diri, dan benar-benar ingin memahami.
Ini membuat orang merasa dihargai, bukan dihakimi.
2. Mereka Berbicara dengan Nada Tenang dan Ramah
Seiring bertambah usia, banyak orang mengembangkan kontrol emosi lebih baik.
Nada bicara yang lembut dan ritme yang pelan menciptakan rasa aman.
Psikologi komunikasi menyebut ini sebagai soothing tone, yaitu kualitas vokal yang memicu kepercayaan dan kenyamanan pada pendengar.
3. Mereka Sering Tersenyum Tulus
Senyuman yang muncul dari ketulusan mudah dikenali secara nonverbal.
Riset di bidang emotion recognition menunjukkan bahwa senyum tulus (Duchenne smile) menular secara emosional dan memicu reaksi positif serta rasa suka secara instan.
