
Menurut Psikologi, Ini 3 Sifat Egois yang Bisa Membuat Kamu Terlihat Tidak Menarik di Mata Orang Lain (Freepik)
JawaPos.com - Kecantikan atau tampilan fisik yang “cakep”, tidak dipungkiri memang menjadi salah satu ukuran untuk membuat seseorang terlihat menarik. Setiap budaya dan individu punya standar keindahan serta daya tarik yang berbeda. Namun, di luar faktor fisik, ada satu hal penting yang sering luput diperhatikan yaitu sikap dan perilaku.
Sebagus apa pun penampilan seseorang, jika perilakunya terlalu berpusat pada diri sendiri (egosentris), pesonanya bisa hilang begitu saja. Sebaliknya, seseorang yang bersikap tulus, rendah hati, dan menghargai orang lain justru akan terlihat lebih menarik di mata banyak orang.
Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas tiga perilaku egosentris yang bisa merusak citra diri dan membuat seseorang tampak kurang menarik: narsisisme, manipulasi, dan rasa tidak aman (insecurity). Yuk baca hingga selesai!
1. Narsisisme: Terlalu Fokus pada Diri Sendiri
Pada salah satu video di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa, sikap narsisis sering kali diasosiasikan dengan sifat sombong dan haus perhatian. Padahal, pada dasarnya, narsisisme muncul dari rasa tidak aman dan rendahnya kepercayaan diri. Orang dengan kecenderungan narsistik biasanya selalu ingin dianggap lebih unggul dari orang lain.
Beberapa perilaku yang sering terlihat antara lain:
Selalu menyalahkan orang lain ketika terjadi masalah.
Merasa dirinya paling benar dan sulit menerima kritik.
Senang menonjolkan diri atau “pamer” di hadapan orang lain.
Terobsesi untuk selalu terlihat lebih baik dari orang di sekitarnya.
Sikap-sikap seperti ini membuat orang lain merasa tidak nyaman. Mereka akan sulit membangun hubungan yang sehat dengan seseorang yang hanya memikirkan diri sendiri. Padahal, dalam hubungan sosial, kerendahan hati dan empati justru menjadi kunci daya tarik yang sebenarnya.
2. Manipulasi: Mengendalikan Orang Demi Kepentingan Sendiri
Manipulasi adalah perilaku berusaha mengontrol orang lain untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Sifat ini sering kali muncul bersamaan dengan narsisisme, namun tidak selalu berarti seseorang adalah narsisis.
Contoh perilaku manipulatif antara lain ,embuat orang lain merasa bersalah untuk mendapatkan sesuatu, menolak masukan atau kritik karena merasa selalu benar, mengubah fakta agar situasi menguntungkan dirinya,atau bahkan menjatuhkan orang lain demi terlihat lebih baik.
Sikap seperti ini bisa membuat orang lain menjauh karena mereka merasa “dimainkan”. Dalam jangka panjang, perilaku manipulatif tidak hanya merusak hubungan, tapi juga membuat seseorang kehilangan kepercayaan dari orang-orang di sekitarnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
