Ilustrasi tangan yang berjabat dengan latar belakang yang sederhana namun elegan, mencerminkan komunikasi non-verbal yang kuat./Freepik
JawaPos.com – Pernah nggak sih, kamu merasa obrolan dengan seseorang tiba-tiba mandek, padahal topiknya sederhana?
Bisa jadi masalahnya bukan pada isi pembicaraan, melainkan pada gaya komunikasi yang berbeda.
Setiap orang punya kepribadian dan cara menyampaikan pesan yang khas. Kalau kita salah menyesuaikan, salah paham bisa muncul dan berujung konflik.
Untungnya, ada cara agar percakapan tetap mengalir lancar meskipun berbicara dengan orang yang sangat berbeda dari kita.
Kenali Dulu Gaya Komunikasimu dan Lawan Bicara
Langkah pertama agar percakapan tidak buntu adalah mengenali gaya komunikasi.
Verywell Mind menyebut terdapat empat gaya komunikasi utama yang sering ditemui yaitu pasif, agresif, pasif-agresif, dan asertif.
Orang dengan gaya pasif cenderung menghindari konfrontasi sehingga sulit mengutarakan pendapat.
Sebaliknya, orang dengan gaya agresif lebih dominan, lugas, bahkan kadang terdengar memaksa.
Lalu ada gaya pasif-agresif yang menyampaikan pesan secara tidak langsung, misalnya lewat sindiran atau diam.
Yang paling efektif biasanya adalah gaya asertif, di mana seseorang bisa menyampaikan pesan dengan jelas dan jujur tanpa meremehkan orang lain.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
