Ilustrasi orang-orang berkelas yang sedang berargumen./ (Geediting)
JawaPos.com – Saat pertengkaran memanas, tak sedikit orang yang terpancing emosi, kehilangan kendali, dan akhirnya memperburuk keadaan.
Namun, ada tipe orang yang tetap tenang, santun, dan solutif di tengah konflik. Mereka bukan berdebat untuk menang, tetapi untuk menjaga martabat semua pihak tetap utuh.
Menurut penelitian psikologi modern, keterampilan ini bukanlah bawaan lahir. Justru, ini merupakan serangkaian kebiasaan yang bisa dipelajari dan diterapkan oleh siapa saja.
Strategi ini telah diuji secara ilmiah dan terbukti membantu meredam konflik tanpa harus mengorbankan integritas pribadi.
Dilansir dari laman Geediting, Senin (4/8/2025), para peneliti menemukan lima kebiasaan kunci yang secara konsisten dilakukan oleh orang-orang berkelas ketika menghadapi konflik. Inilah lima strategi tersebut yang telah terbukti secara ilmiah:
1. Mengatur Emosi Sebelum Merespons
Orang berkelas tidak menunggu suasana hati membaik dengan sendirinya. Mereka menciptakan ruang untuk ketenangan.
Studi dari University of St Andrews menunjukkan bahwa jeda lima detik dapat menghentikan lonjakan agresi dan mencegah konflik memburuk.
Teknik ini masuk dalam prinsip pengaturan emosi—dengan menarik napas dalam, mengambil jeda, atau memberi waktu sejenak—untuk menghindari pertengkaran personal.
2. Mendengarkan Secara Aktif dan Empatik
Setelah tenang, fokus mereka beralih pada mendengarkan secara tulus. StatPearls mencatat bahwa active listening, yakni dengan kontak mata, tanggapan singkat seperti “Saya paham” atau “Lanjutkan,” serta meringkas poin lawan bicara, terbukti meningkatkan empati dan mengurangi salah paham.
Pendengar empatik juga mengenali emosi, misalnya dengan mengatakan, “Kamu kesal karena tenggat waktu berubah lagi—apa saya menangkapnya dengan benar?”

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
