
8 Nasihat Keuangan ‘Cerdas’ yang Diajarkan Generasi Baby Boomer Tapi Justru Jadi Jebakan Untuk Generasi Muda
JawaPos.com - Selama bertahun-tahun, kesenjangan antargenerasi dalam hal uang makin terasa jelas. Para senior di kantor mungkin bangga pernah membeli rumah di usia 25 tahun, dengan cicilan yang tak lebih dari sepertiga gaji bulanan.
Sementara itu, banyak anak muda usia 30-an masih tinggal bareng teman sekamar, sibuk menghitung-hitung apakah cukup untuk DP rumah pertama.
Aturan keuangan zaman dulu tidak semuanya buruk tapi banyak yang sudah ketinggalan zaman. Masih sering diajarkan, masih terdengar meyakinkan, tapi efeknya? Bisa bikin kamu nyungsep secara finansial.
Berikut delapan nasihat keuangan yang dulu mungkin masuk akal tapi sekarang sebaiknya kamu pikirkan ulang.
1. “Selalu beli rumah, jangan nyewa nyewa itu buang-buang uang”
Ini salah satu nasihat paling sering diulang dan paling sering bikin salah langkah.
Dulu, generasi Baby Boomer bisa beli rumah dengan harga sekitar 4x lipat dari pendapatan tahunan mereka.
Sekarang? Angka itu bisa lebih dari 6x lipat, bahkan dua digit di kota besar. Dan jangan lupa biaya pemeliharaan, pajak, sampai risiko kehilangan fleksibilitas di dunia kerja yang makin cepat berubah.
Kepemilikan rumah memang bisa jadi aset. Tapi bukan satu-satunya cara membangun kekayaan. Di banyak kasus, menyewa sambil menginvestasikan selisih biaya justru lebih cerdas dan lebih ringan secara emosional.
Jadi, kalau kamu masih menyewa, itu bukan kegagalan. Itu strategi.
2. “Dapatkan pekerjaan tetap dan bertahan selama 30 tahun”
Dulu, ini resep aman: kerja puluhan tahun, pensiun tenang.
Sekarang? Kebanyakan orang di bawah 40 bahkan nggak yakin pensiun itu akan eksis seperti dulu. Data menunjukkan bahwa pindah kerja bisa menghasilkan kenaikan gaji hampir dua kali lipat dibanding bertahan.
Dan dengan ekonomi freelance dan kontrak yang makin marak, loyalitas pada satu perusahaan bukan lagi jaminan stabilitas.
Bertahan di satu tempat justru bisa bikin gaji stagnan dan keterampilan ketinggalan zaman. Jadi, berpindah bukan tanda tidak setia tapi cara untuk bertumbuh.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
