Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 05.57 WIB

5 Ciri Kepribadian yang Secara Tak Sadar Menarik Pasangan Kasar: Panduan Memutus Siklus Hubungan yang Menyakitkan dan Membangun Cinta Sehat

5 Ciri Kepribadian yang Secara Tak Sadar Menarik Pasangan Kasar./Freepik. - Image

5 Ciri Kepribadian yang Secara Tak Sadar Menarik Pasangan Kasar./Freepik.

JawaPos.com-"Kenapa saya selalu berakhir dengan orang yang menyakiti saya?" Pertanyaan ini mungkin sering menghantui Anda—dan jawabannya tidak sesederhana sekadar "salah memilih."

Banyak orang, terutama yang memiliki luka batin dari masa lalu, secara tidak sadar tertarik pada pasangan dengan pola kekerasan emosional, verbal, atau bahkan fisik.

 Fenomena ini bukan tentang kebodohan, kelemahan, atau kurangnya harga diri semata. Ini tentang bagaimana trauma masa lalu membentuk peta bawah sadar kita dalam memilih pasangan.

Dilansir dari laman YourTango, berikut ini adalah lima ciri kepribadian yang sering ditemukan pada mereka yang cenderung terjebak dalam hubungan yang tidak sehat. Namun lebih dari itu, artikel ini juga akan memandu Anda bagaimana cara keluar dari siklus ini dan menciptakan kehidupan cinta yang sehat, utuh, dan membahagiakan.

1. Anda Terlalu Sering Merasionalisasi Perilaku yang Tidak Sehat

Salah satu tanda paling umum adalah kecenderungan untuk mencari pembenaran atas perlakuan buruk pasangan. Contohnya:

  • "Dia hanya lagi stres."

  • "Dia sayang sebenarnya, cuma tidak tahu cara mengekspresikannya."

  • "Pasti saya yang terlalu sensitif."

  • Akar Masalah:
    Banyak orang yang tumbuh dalam keluarga disfungsional belajar bahwa cinta selalu disertai penderitaan. Karena itu, mereka menganggap kontrol, amarah, atau bahkan pelecehan sebagai bagian dari dinamika cinta.

    Solusi:
    Mulailah belajar membedakan antara empati dan toleransi. Anda bisa mengerti masa lalu seseorang tanpa harus menerima dampak buruknya ke dalam hidup Anda. Buat daftar batasan emosional dan fisik yang tidak boleh dilanggar dalam sebuah hubungan, tidak peduli seberapa cinta Anda padanya.

    2. Anda Memiliki Pola Mentalitas Korban

    Menjadi korban dan berperan sebagai korban adalah dua hal berbeda. Mereka yang terlalu lama terjebak dalam hubungan abusif kadang menginternalisasi rasa tidak berdaya dan menjadikannya bagian dari identitas.

    Ciri-ciri pola ini:

    • Merasa bahwa hidup tidak adil dan Anda tidak berdaya.

  • Mencari simpati terus-menerus dari orang lain.

  • Selalu merasa jadi "korban" dalam setiap konflik.

  • Editor: Hanny Suwindari
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore