
7 Kalimat yang Tampaknya Menghibur Tapi Justru Menyakiti
JawaPos.com - Kesedihan adalah perasaan yang dalam, kompleks, dan personal. Di saat kehilangan melanda—baik karena kematian, perpisahan, atau tragedi lainnya—dukungan dari orang-orang terdekat menjadi sangat berarti. Namun, niat baik tidak selalu diiringi oleh kata-kata yang tepat.
Sering kali, karena ketidaktahuan atau rasa canggung, kita mengucapkan frasa-frasa klise yang terdengar menenangkan, padahal justru bisa memperparah rasa duka yang dialami seseorang. Menurut pendekatan psikologis, empati dan validasi emosi jauh lebih efektif daripada menyodorkan "penghiburan" kosong.
Dilansir dari laman Geediting, dalam artikel ini, kita akan membahas 7 frasa umum yang sebaiknya tidak diucapkan kepada seseorang yang sedang berduka, mengapa hal tersebut menyakitkan, dan apa alternatif yang lebih empatik.
1. "Setidaknya..."
Frasa seperti:
"Setidaknya dia tidak menderita terlalu lama."
"Setidaknya kamu masih punya anak yang lain."
...dimaksudkan untuk menghibur, namun sering kali justru menyakitkan. Kalimat ini mengandung unsur perbandingan yang secara tidak langsung menuntut orang yang sedang berduka untuk "melihat sisi terang" dari kehilangan mereka.
Menurut penelitian dalam Journal of Loss and Trauma, respons semacam ini bisa memunculkan rasa bersalah atau marah karena merasa tidak diberi ruang untuk merasakan kesedihannya secara penuh.
Alternatif yang lebih baik:
"Aku tahu ini sangat berat untukmu. Aku di sini kalau kamu butuh teman bicara."
2. "Aku tahu bagaimana perasaanmu."
Kalimat ini sering diucapkan untuk menunjukkan empati, tetapi bisa dianggap meremehkan pengalaman pribadi seseorang. Karena kebenarannya: tidak ada dua orang yang benar-benar merasakan hal yang sama saat berduka.
Psikolog klinis menjelaskan bahwa setiap pengalaman kehilangan adalah unik, bergantung pada hubungan, sejarah emosional, dan konteks kehilangan itu sendiri.
Alternatif:

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
