7 Frasa yang Harus Berhenti Digunakan Generasi Baby Boomer Jika Ingin Terhubung dengan Generasi Muda./Pexels.
JawaPos.com - Beberapa hal memang membaik seiring bertambahnya usia. Seperti anggur, jaket kulit, dan pengaturan emosi, misalnya. Tapi bahasa? Tidak selalu.
Salah satu cara tercepat menciptakan jarak antargenerasi adalah dengan tetap menggunakan frasa-frasa yang terdengar seperti berasal dari era mesin tik daripada percakapan masa kini.
Bukan soal menjadi "kekinian" atau harus berubah total. Ini lebih ke menyesuaikan diri agar tetap nyambung.
Terutama kalau ingin menjaga hubungan dengan anak-anakmu, rekan kerja yang lebih muda, atau bahkan kasir swalayan yang diam-diam melirik aneh setiap kali kamu bilang “dulu”.
Berikut tujuh frasa yang sebaiknya mulai dikurangi penggunaannya dan alasannya, seperti dilansir dari VegOut.
Baca Juga: 8 Tipe Orang yang Tidak Layak Dipertahankan Kontaknya Jika Kamu Ingin Hidup Bahagia dan Damai
1. “Anak-anak zaman sekarang…”
Kalimat pembuka yang langsung membangun tembok. Begitu frasa ini muncul, orang langsung bersiap untuk ceramah yang entah ke mana arahnya.
Biasanya berakhir dengan keluhan atau nostalgia tentang masa lalu yang katanya lebih “sederhana”—yang, jujur saja, belum tentu sesederhana itu bagi semua orang.
Generasi sekarang hidup dalam dunia yang sangat berbeda: biaya pendidikan, krisis iklim, tekanan sosial media, dan kecemasan eksistensial yang tidak ada pada dekade sebelumnya.
Kalimat seperti ini membingkai generasi muda sebagai masalah yang perlu diperbaiki, bukan sebagai individu yang perlu dipahami. Kalau ingin membangun koneksi, lebih baik mulai dengan rasa ingin tahu, bukan penghakiman.
Baca Juga: 7 Tanda Tersembunyi Seseorang yang Kurang Empati tapi Menyembunyikannya di Balik Kebaikan Palsu
2. “Mengapa kamu tidak menelepon saja?”

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
