
Ilustrasi tanda pasangan green flag dan akan menjadi orang tua yang baik. (freepik.com)
JawaPos.com - Jika kamu tengah mempertimbangkan menjadi orang tua atau sudah menjalani peran tersebut sambil membangun hubungan romantis jangka panjang, wajar bila bertanya-tanya apakah pasanganmu siap dan mampu menjadi sosok orang tua yang baik. Seperti kebanyakan orang tua, prioritas utamamu tentu menciptakan lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan stabil bagi tumbuh kembang anak.
Para ahli pun sepakat, fondasi hubungan yang kuat dan sukses sangat bergantung pada komunikasi yang terbuka, kerja sama yang tulus, rasa hormat, serta saling pengertian antara pasangan. Dikutip dari Parent, menurut para ahli berikut tanda-tanda pasangan green flag dan akan menjadi orang tua yang baik untuk anakmu.
1. Suka mengasuh anak
Courtney Chicvak, JD, seorang pengacara yang ahli dalam mediasi hak asuh dan kunjungan serta direktur program penyelesaian sengketa di Long Island Dispute Resolution Centers, menegaskan bahwa pasangan yang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan anak-anak mereka di masa depan akan cenderung menjadi orang tua yang baik.
Kepedulian yang tulus terhadap kebutuhan dan kebahagiaan anak menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat dan harmonis. Lebih jauh lagi, Caitlin Slavens, MC, psikolog dan pakar pengasuhan sekaligus salah satu pendiri
MamaPsychologists, menambahkan bahwa orang tua yang kuat bukan hanya fokus pada kenyamanan diri sendiri, tetapi lebih mengutamakan apa yang terbaik bagi anak dan orang lain di sekitarnya.
Sikap ini mencerminkan kesadaran dan komitmen untuk menempatkan kebutuhan anak sebagai prioritas utama dalam setiap keputusan keluarga, sehingga menciptakan lingkungan penuh cinta dan dukungan yang ideal bagi tumbuh kembang si kecil.
2. Mempertahankan pola pikir optimis dan tangguh
Menurut Courtney Chicvak, mempunyai pola pikir yang optimis dan tangguh menjadi tanda kuat bahwa seseorang memiliki potensi menjadi orang tua yang baik.
"Optimisme sangat penting sebab dalam perjalanan mengasuh anak, pasti akan ada masa-masa sulit," ujarnya. Lebih dari itu, sikap optimis dan ketangguhan ini juga menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak.
Mereka belajar bagaimana menghadapi tantangan, mengasah keterampilan hidup yang krusial, serta membangun daya tahan mental yang kuat bagi masa depan. Dengan begitu, anak tidak hanya tumbuh dalam kasih sayang, tetapi juga menjadi pribadi yang siap menghadapi berbagai rintangan dalam hidup.
3. Menyeimbangkan batas dan fleksibilitas
Menurut Courtney Chicvak, memiliki batasan yang jelas namun tetap fleksibel adalah kunci utama dalam mengasuh anak dengan baik.
"Batasan membantu menetapkan harapan, memberikan rasa stabilitas, dan membangun kerangka hidup sehari-hari. Namun, penting juga menjadi terbuka dalam meninjau kembali aturan dan mencari solusi kreatif saat menghadapi situasi tertentu," jelasnya.
Pasangan yang mampu berkomunikasi efektif, menjaga batasan, dan tahu kapan harus beradaptasi bersama, biasanya akan menjadi orang tua yang sukses. Sarah Thompson, seorang konselor profesional, menambahkan bahwa kehidupan dengan anak seringkali penuh ketidakpastian.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
