Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 06.22 WIB

Orang yang Selalu Mengatakan Baik-Baik Saja padahal Tidak, Biasanya Memiliki Sifat Unik Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang berkata baik-baik saja padahal tidak (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang berkata baik-baik saja padahal tidak (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Mengungkapkan apa adanya apa yang dirasakan memiliki perbedaan yang signifikan dengan selalu mengatakan baik-baik saja padahal tidak. Sering kali ini bermula dari kejujuran mereka, baik kepada orang lain atau kepada diri sendiri. 

Orang-orang yang selalu mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja padahal tidak baik-baik saja adalah orang yang selalu menggunakan topeng untuk menyembunyikan perasaannya.

Dilansir dari Geediting, psikologi mengatakan bahwa orang yang selalu membohongi perasaannya sendiri mungkin memiliki 7 sifat unik ini.

1. Orang yang Ingin Selalu Menjaga Kedamaian

Menurut psikologi, orang-orang yang selalu mengatakan baik-baik saja dan selalu menjawab "aku nggak papa kok" padahal yang terjadi malah sebaliknya, alasannya adalah karena ingin menjaga kedamaian dan menghindari konflik.

Mereka melakukan ini karena takut terhadap reaksi yang tidak mereka inginkan, pertengkaran, atau ketidaksetujuan yang akan muncul ketika mereka mengungkapkan masalah mereka dan apa yang mereka rasakan.

Bahkan ketika keadaan sedang kacau, mereka lebih memilih untuk memendam perasaan mereka. Menanggung beban mereka sendiri demi menjaga ketenangan dan rasa damai di lingkungan mereka hidup.

Namun, yang harus diingat adalah memendam perasaan terus menerus akan menyebabkan banyak kerugian daripada manfaat dalam jangka waktu panjang.

2. Memiliki Empati yang Besar

Orang yang selalu mengatakan bahwa mereka baik-baik saja memiliki empati yang cukup besar. Mereka takut apabila mengungkapkan perasaaan atau masalah mereka pada orang lain, akan memengaruhi orang tersebut.

Mereka khawatir akan menambah beban orang lain, sehingga lebih memilih untuk memikul beban mereka sendiri.

Orang-orang yang seperti ini adalah orang-orang yang empatinya besar dan berusaha untuk membuat hidup orang-orang yang ada di sekitarnya menjadi lebih mudah.

Namun, ingatlah bahwa membagikan perasaan atau masalah kepada orang lain itu tidak apa-apa. Karena bagaimana pun masalah yang dibagi akan menjadi masalah yang berkurang setengahnya. Meski tidak ada solusi, setidaknya perasaan akan sedikit lega.

3. Orang yang Tangguh

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore