
Ilustrasi orang narsis. (Freepik)
JawaPos.com - Kemungkinan besar, kamu pernah bertemu dengan satu atau dua orang yang memiliki sifat narsistik dalam hidup kamu. Mungkin itu adalah mantan yang selalu mengedepankan keinginannya sendiri tanpa pernah memikirkan kebutuhan kamu. Atau bisa juga rekan kerja yang terlalu sibuk membanggakan pencapaiannya hingga lupa menyelesaikan tugasnya.
Baik dalam hubungan profesional maupun personal, ada tanda-tanda khas yang menunjukkan bahwa kamu sedang berhadapan dengan seseorang yang narsistik. Bila kamu mengalaminya, sangat penting untuk menetapkan batas yang sehat dan menjaga jarak secara emosional.
Dilansir dari laman Your Tango pada Jumat (02/05), inilah 7 perilaku khas yang sering dilakukan oleh orang narsis tanpa mereka sadari, menurut psikologi:
1. Merasa Paling Tahu Segalanya
Orang narsis cenderung percaya bahwa mereka lebih pintar dari siapapun. Mereka tak segan memberi tahu pengacara bagaimana hukum bekerja, atau mengoreksi dokter tentang dunia medis. Bagi mereka, pendapat sendiri selalu yang paling benar.
Dalam obrolan sehari-hari, mereka sering mengatakan hal seperti, "Sebenarnya, kamu salah paham" atau "itu yang kebanyakan orang pikirin, padahal aslinya ga gitu." Mereka suka berdebat, mengoreksi, dan merasa harus mengedukasi orang lain agar mengikuti cara berpikir mereka.
2. Merasa Tidak Perlu Mematuhi Aturan
Menurut pandangan mereka, aturan hanya berlaku bagi orang yang kurang pandai membuat keputusan sendiri. Karena mereka merasa istimewa dan superior, aturan umum, kebijakan, atau hukum seakan tidak berlaku bagi mereka.
Mereka bahkan bisa memanipulasi orang lain agar melanggar aturan demi keuntungan pribadi. Hal ini memperkuat keyakinan mereka bahwa mereka memang pantas mendapatkan perlakuan khusus. Sebuah artikel dari Stanford Graduate School of Business menjelaskan bahwa ini berasal dari gabungan rasa superioritas, kebutuhan akan pengakuan, dan rasa berhak yang berlebihan.
3. Terlalu Mementingkan Citra Diri
Orang narsis sangat peduli dengan tampilan luar. Mereka ingin dilihat sebagai sosok sukses, populer, dan eksklusif. Biasanya, mereka bersikap materialistis dan senang dikaitkan dengan merek mewah atau tokoh terkenal. Hal ini membuat mereka merasa lebih bernilai dan unggul dibandingkan orang lain.
4. Memikat di Awal, Mengecewakan di Akhir
Di awal perkenalan, orang narsis bisa tampak sangat memesona. Mereka tampil percaya diri, menarik, bahkan bisa menjadi pusat perhatian di manapun mereka berada. Tapi, seiring waktu, sifat egois dan manipulatif mereka mulai terlihat dan membuat orang-orang perlahan menjauh.
Sebuah studi pada tahun 2018 menunjukkan bahwa meski kesan pertama mereka baik, sikap merasa paling benar, suka memanfaatkan orang, dan kurang empati membuat hubungan dengan mereka mudah rusak.
5. Merendahkan Orang Lain demi Menjaga Ego

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
