
Ilutrasi perjuangan yang dilakukan orang perfeksionisme. (Freepik)
JawaPos.com - Pernah bertanya-tanya mengapa beberapa dari kita tidak bisa menghilangkan kebutuhan untuk menjadi sempurna sepanjang waktu?
Ternyata perfeksionisme bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja entah dari mana - sering kali memiliki akar yang dalam di masa kecil kita.
Faktanya, banyak orang yang berjuang dengan perfeksionisme sebagai orang dewasa mengalami pengalaman formatif tertentu ketika mereka tumbuh dewasa.
Memahami pengalaman awal itu dapat membuka mata. Hal ini membantu kita melihat bahwa ada alasan mengapa kita menjadi seperti ini, dan itu bukan karena kita "tergila-gila" atau terlalu keras pada diri kita sendiri tanpa alasan.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (16/4), berikut ini adalah 3 perjuangan yang dilakukan oleh seorang perfeksionisme ketika tumbuh dewasa. Simak penjelasannya!
1. Harapan Orang Tua dan Tekanan yang Tinggi
Banyak dari kita yang bergulat dengan perfeksionisme memiliki orang tua atau pengasuh yang benar-benar menginginkan yang terbaik untuk kita.
Adapun cara mereka menunjukkannya adalah dengan mendorong kita untuk unggul dalam segala hal.
Anda mulai percaya bahwa hanya nilai tertinggi, medali emas, atau tempat pertama yang diperhitungkan. Seiring waktu, itu dapat menghubungkan harga diri Anda dengan pencapaian Anda.
Sekarang, memiliki tujuan dan berusaha untuk melakukannya dengan baik bukanlah hal yang buruk dengan sendirinya.
Masalahnya adalah ketika keunggulan berubah menjadi perfeksionisme, yang seperti keunggulan pada steroid.
Tekanan untuk unggul dengan segala cara dapat menyedot kegembiraan dari pencapaian.
Ketika Anda mendapatkan 98 dan alih-alih merayakannya, Anda khawatir tentang 2 poin yang Anda lewatkan.
Namun sejatinya ini adalah pengingat bahwa standar ultra-tinggi Anda tidak muncul dari begitu saja; mereka dipelajari.
Dan apa pun yang dipelajari dapat tidak dipelajari atau setidaknya dikelola dengan sedikit kasih sayang (untuk orang tua kita yang bermaksud baik dan untuk diri kita sendiri).

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
