
Ilustrasi seseorang yang kurang peka terhadap perasaan orang lain
JawaPos.com - Dalam percakapan sehari-hari, generasi "boomer" (baby boomer, lahir sekitar 1946-1964) sering kali menggunakan frasa-frasa tertentu yang terdengar biasa bagi mereka, tetapi bisa dianggap tidak peka oleh generasi yang lebih muda.
Tanpa disadari, beberapa ungkapan ini mencerminkan pola pikir yang kurang fleksibel, mengabaikan perubahan sosial, atau meremehkan pengalaman orang lain.
Menurut psikologi komunikasi, bahasa yang kita gunakan tidak hanya mencerminkan cara berpikir kita, tetapi juga bagaimana kita memahami dan berempati terhadap orang lain.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (2/4), terdapat 10 frasa yang jika sering digunakan oleh seorang boomer, bisa menjadi tanda bahwa mereka kurang peka daripada yang mereka sadari.
1. "Zaman dulu lebih baik dari sekarang."
Pernyataan ini sering kali dianggap meremehkan tantangan yang dihadapi oleh generasi muda.
Realitanya, setiap zaman memiliki tantangan dan kelebihannya masing-masing.
Mengatakan bahwa "dulu lebih baik" bisa terdengar seperti mengabaikan kesulitan ekonomi, persaingan kerja yang ketat, dan tekanan mental yang dihadapi generasi saat ini.
2. "Anak muda zaman sekarang terlalu lembek."
Frasa ini mencerminkan pandangan bahwa ketahanan mental generasi muda lebih lemah dibandingkan generasi sebelumnya.
Padahal, riset psikologi menunjukkan bahwa stres dan tantangan yang dihadapi saat ini berbeda dari masa lalu.
Beban kerja yang tinggi, ekspektasi sosial, dan dampak teknologi justru membuat tekanan mental lebih kompleks dibandingkan dulu.
3. "Dulu kami bekerja keras tanpa mengeluh."
Kalimat ini sering diucapkan untuk menekankan etos kerja generasi boomer.
Namun, tanpa disadari, ini bisa dianggap sebagai pengabaian terhadap isu keseimbangan kerja dan hidup (work-life balance), kesehatan mental, serta kondisi kerja yang sering kali lebih eksploitatif bagi generasi muda saat ini.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
