
Ilustrasi orang yang keuangannya tidak sehat.
JawaPos.com - Segala hal yang menyangkut keuangan akan sangat sensitif, karena jika tidak mengelolanya dengan baik maka bisa berdampak besar bagi masa depan.
Mungkin hari ini kita mudah mendapatkan uang karena masih produktif bekerja, tapi kita tidak tahu yang terjadi ke depannya. Maka dari itu perlu membenahi pengelolaan keuangan sejak dini.
Dilansir dari laman Small Biz Technology pada Selasa (18/03) inilah 6 kebiasaan keuangan yang sering dinormalisasi tapi ternyata membahayakan:
1. Menggunakan kartu kredit seperti uang gratis
Kartu kredit bisa menjadi alat yang luar biasa jika kamu dapat melunasi saldo setiap bulan. Sudah menjadi sangat normal untuk mengetuk, menggesek, atau memasukkan kartu untuk segala pembelian.
Narasinya adalah, "Saya akan melunasinya nanti," tetapi ketika bunga menumpuk, "nanti" dapat menjadi siklus yang tidak pernah berakhir. Pendidik keuangan Dave Ramsey telah mencatat bahwa terlalu mengandalkan kredit menyebabkan ketergantungan mahal yang dapat menyabotase tujuan jangka panjang.
2. Hidup hanya dari gaji ke gaji
Kita berasumsi bahwa itu normal untuk menjalankan rekening bank ketika mendekati nol pada akhir bulan. Menurut survei tahun 2022 oleh Survei Ekonomi Rumah Tangga dan Pengambilan Keputusan (SHED), sekitar 38% responden tidak dapat menangani pengeluaran $400 yang tidak terduga tanpa meminjam atau menjual sesuatu.
Siklus "tangan-ke-mulut" telah menjadi sangat standar, kita hampir lupa bahwa itu dapat dihindari. Membangun dana darurat atau bahkan mempraktikkan penganggaran sendiri sangat membantu dalam menciptakan keuangan lebih sehat.
3. Pembiayaan kembali untuk peningkatan gaya hidup alih-alih kebutuhan nyata
Seperti yang dikatakan pakar keuangan pribadi Ramit Sethi, "Belanjakan secara boros untuk hal-hal yang kamu sukai, dan kurangi biaya tanpa ampun untuk hal-hal yang tidak kamu sukai."
Jika jika kamu membiayai kembali untuk menghapus kewajiban bunga tinggi, itu mungkin strategis.
4. Mengabaikan pengeluaran kecil sebagai "bukan masalah besar"
Seberapa sering kamu mendengar orang berkata, "Itu hanya lima dolar," saat mereka memesan langganan streaming lain atau minuman kopi mewah?
Sementara itu, kesenangan "kecil" itu dapat bertambah hingga ratusan dolar sebulan. Pembelian harian tersebut dapat meningkat menjadi angka yang signifikan dari waktu ke waktu, terutama jika secara otomatis atau berbasis langganan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
