
seseorang yang berjuang membela diri dan bersikap tegas,.Freepik.
JawaPos.com - Banyak orang kesulitan membela diri atau bersikap tegas dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka mungkin merasa sulit untuk mengatakan “tidak,” menetapkan batasan, atau mengungkapkan ketidaksetujuan tanpa merasa bersalah atau cemas.
Dalam psikologi, hal ini sering kali dikaitkan dengan pengalaman masa kecil yang membentuk cara seseorang memandang dirinya sendiri dan hubungannya dengan orang lain.
Beberapa pengalaman masa kecil tertentu dapat menyebabkan seseorang menjadi terlalu patuh, takut konflik, atau merasa tidak berdaya saat harus bersikap tegas.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (12/3), terdapat delapan pengalaman masa kecil yang sering dialami oleh orang-orang yang berjuang untuk membela diri dan bersikap tegas.
1. Dibesarkan dalam Lingkungan yang Otoriter dan Ketat
Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat otoriter sering kali tidak memiliki kesempatan untuk mengekspresikan pendapat mereka.
Jika setiap keputusan dibuat oleh orang tua, dan setiap upaya untuk mempertanyakan aturan dianggap sebagai pembangkangan, anak akan tumbuh dengan perasaan bahwa suaranya tidak penting.
Akibatnya, mereka mungkin merasa tidak nyaman membela diri atau menyatakan kebutuhan mereka di masa dewasa.
2. Dibiasakan Menjadi ‘Orang yang Menyenangkan’
Jika seorang anak diajarkan bahwa menciptakan keharmonisan adalah hal yang paling penting, mereka mungkin tumbuh dengan kebiasaan selalu mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan mereka sendiri.
Anak-anak ini sering kali dipuji ketika mereka patuh dan dikritik ketika mereka mencoba menegaskan diri.
Akibatnya, mereka merasa bersalah atau cemas saat mencoba membela diri sebagai orang dewasa.
3. Pernah Mengalami Pelecehan Emosional atau Verbal
Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan di mana mereka sering direndahkan, diremehkan, atau diintimidasi oleh orang tua atau saudara kandung dapat mengembangkan rasa tidak percaya diri yang kuat.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
