
seseorang yang kesulitan mengatakan tidak./Freepik/dragonimages
JawaPos.com - Mengatakan “tidak” terdengar sederhana. Hanya dua huruf, satu kata. Namun bagi sebagian orang, kata ini terasa seperti beban berat di dada.
Ada rasa bersalah, takut mengecewakan, cemas ditinggalkan, atau khawatir dianggap egois.
Akhirnya, mereka berkata “iya” meski hati menolak, memprioritaskan orang lain sambil mengorbankan diri sendiri.
Psikologi perkembangan menjelaskan bahwa kesulitan mengatakan “tidak” di usia dewasa jarang muncul begitu saja.
Pola ini sering kali berakar dari pengalaman emosional di masa kanak-kanak—masa ketika seseorang belajar tentang batasan, cinta, penerimaan, dan rasa aman.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (19/12), terdapat tujuh pengalaman yang, menurut psikologi, sering dialami semasa kecil oleh orang-orang yang tumbuh menjadi “people pleaser” dan sulit menolak permintaan orang lain.
1. Tumbuh dalam Lingkungan di Mana Cinta Bersyarat
Banyak anak dibesarkan dengan pesan tidak langsung bahwa mereka dicintai ketika patuh, berprestasi, atau “tidak merepotkan”.
Pujian datang saat mereka menuruti keinginan orang tua, sementara penolakan atau perbedaan pendapat disambut dengan dingin, marah, atau kekecewaan.
Secara psikologis, anak belajar bahwa kasih sayang harus “dibeli” dengan kepatuhan. Saat dewasa, pola ini berubah menjadi keyakinan bawah sadar: “Jika aku berkata tidak, aku akan kehilangan penerimaan.” Maka, mengatakan “iya” terasa lebih aman daripada jujur pada diri sendiri.
2. Terbiasa Menjadi Penjaga Emosi Orang Dewasa
Sebagian anak tumbuh dengan orang tua yang mudah stres, marah, sedih, atau tidak stabil secara emosional.
Anak-anak ini sering mengambil peran sebagai penenang: berusaha bersikap baik agar rumah tetap damai, menghindari konflik, dan membaca suasana hati orang dewasa.
Pengalaman ini membentuk kepekaan berlebihan terhadap perasaan orang lain. Di usia dewasa, mereka refleks mengutamakan kenyamanan orang lain dan mengorbankan kebutuhan sendiri.
Mengatakan “tidak” terasa seperti ancaman bagi keharmonisan, sesuatu yang sejak kecil mereka pelajari harus dihindari.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
