Ilustrasi kebiasaan suka menyimpan kotak sepatu menurut psikologi. Freepik
JawaPos.com - Kita semua punya satu teman yang menolak membuang kotak sepatu sehabis mereka beli.
Barang-barang itu ditumpuk rapi di lemari, diselipkan di bawah tempat tidur, atau ditumpuk tinggi di gudang.
Ketika ditanya mengapa mereka menyimpannya, jawabannya hampir selalu sama, untuk berjaga-jaga.
Kedengarannya cukup aman, tetapi kebiasaan itu seringkali mengungkapkan lebih banyak tentang seseorang daripada yang mereka sadari.
Dilansir dari Geediting, ini bukan tentang kotak-kotaknya sama sekali. Melainkan tentang psikologi, pola pikir, dan bagaimana seseorang berhubungan dengan kendali, keamanan, dan perubahan.
Jika Anda pernah menyimpan kotak sepatu karena alasan yang tidak dapat Anda jelaskan sepenuhnya, atau mengenal seseorang yang melakukannya, Anda mungkin akan mengenali pola ini.
1. Nyaman dalam Kesepian
Menyimpan segala sesuatunya untuk berjaga-jaga seringkali bermula dari keinginan untuk siap menghadapi apapun.
Orang yang menyimpan kotak sepatu cenderung memiliki kebutuhan yang kuat akan rasa aman.
Mereka senang mengetahui bahwa mereka memiliki pilihan cadangan, bahkan untuk situasi yang mungkin tak akan pernah terjadi.
Ini bukan penimbunan atau penumpukan barang semata. Ini adalah jaminan yang tenang bahwa mereka tidak akan pernah lengah.
Tipe orang seperti ini mungkin juga membawa payung cadangan di mobilnya atau menyimpan baterai cadangan di laci.
Ini bukan kecemasan, melainkan kebutuhan untuk merasa mampu dan mandiri. Namun, ada batas tipis antara kesiapan dan perencanaan yang berlebihan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
