Cara Menghadapi Teman Palsu, Panduan Agar Hidup Lebih Tenang dan Sehat (Freepik/stocking)
JawaPos.com - Dalam perjalanan hidup, kita pasti pernah bertemu dengan orang-orang yang tampak seperti sahabat sejati, tetapi seiring berjalannya waktu, mereka justru menunjukkan sisi yang mengecewakan.
Teman palsu sering kali seperti lintah, menempel saat butuh, tetapi menghilang ketika kita sedang berada di titik terendah.
Mereka lebih peduli pada penampilan dan pencitraan ketimbang koneksi yang tulus. Bahkan, ada tipe teman palsu yang lebih berbahaya, mereka seperti serigala berbulu domba, berpura-pura mendukung, tetapi diam-diam berharap kita jatuh.
Siklus persahabatan semacam ini bisa membuat seseorang merasa kesepian, terkuras secara mental, bahkan berdampak pada kesehatan fisik.
Namun, pada salah satu video dari kanal youtube psikologi populer yakni Psych2go, dijelaskan bahwa kabar baiknya ada cara untuk keluar dari jeratan hubungan tidak sehat ini.
Berikut panduan untuk mengenali, menghadapi, dan bangkit dari pengalaman bersama teman palsu. Baca sampaoi habis yuk!
1. Mengenali Perbedaan Antara Teman Nyata dan Teman Palsu
Teman sejati hadir di saat baik maupun buruk. Mereka adalah cheerleader kita yang membawa dukungan dan rasa memiliki.
Sedangkan teman palsu hanya ada ketika menguntungkan. Memahami perbedaan ini akan membantumu lebih waspada dalam membangun hubungan.
2. Validasi Perasaanmu
Merasa kesepian meski dikelilingi banyak teman palsu itu nyata. Jangan menolak atau menekan emosi seperti kecewa, sakit hati, atau dikhianati.
Dengan mengakui perasaan tersebut, kamu memberi diri sendiri kesempatan untuk menetapkan batasan sehat dan melindungi kesehatan emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
