Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 September 2025 | 15.16 WIB

Biar Obrolan Nggak Buntu, Ini Cara Menyesuaikan Gaya Komunikasi dengan Kepribadian Orang Lain yang Berbeda!

Ilustrasi tangan yang berjabat dengan latar belakang yang sederhana namun elegan, mencerminkan komunikasi non-verbal yang kuat./Freepik

JawaPos.com – Pernah nggak sih, kamu merasa obrolan dengan seseorang tiba-tiba mandek, padahal topiknya sederhana?

Bisa jadi masalahnya bukan pada isi pembicaraan, melainkan pada gaya komunikasi yang berbeda.

Setiap orang punya kepribadian dan cara menyampaikan pesan yang khas. Kalau kita salah menyesuaikan, salah paham bisa muncul dan berujung konflik.

Untungnya, ada cara agar percakapan tetap mengalir lancar meskipun berbicara dengan orang yang sangat berbeda dari kita.

Kenali Dulu Gaya Komunikasimu dan Lawan Bicara

Langkah pertama agar percakapan tidak buntu adalah mengenali gaya komunikasi.

Verywell Mind menyebut terdapat empat gaya komunikasi utama yang sering ditemui yaitu pasif, agresif, pasif-agresif, dan asertif.

Orang dengan gaya pasif cenderung menghindari konfrontasi sehingga sulit mengutarakan pendapat.

Sebaliknya, orang dengan gaya agresif lebih dominan, lugas, bahkan kadang terdengar memaksa.

Lalu ada gaya pasif-agresif yang menyampaikan pesan secara tidak langsung, misalnya lewat sindiran atau diam.

Yang paling efektif biasanya adalah gaya asertif, di mana seseorang bisa menyampaikan pesan dengan jelas dan jujur tanpa meremehkan orang lain.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore