Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Juli 2025 | 16.49 WIB

5 Tanda Kamu Terjebak FOPO, Ketakutan Akan Penilaian Orang Lain yang Diam-diam Menghambat Hidupmu

Kenali tanda-tanda FOPO agar kamu bisa lebih bebas menjadi diri sendiri./Freepik. - Image

Kenali tanda-tanda FOPO agar kamu bisa lebih bebas menjadi diri sendiri./Freepik.

JawaPos.com- Kita semua pasti pernah merasa khawatir tentang apa yang orang lain pikirkan tentang kita.

Kadang, perasaan itu bisa bermanfaat membuat kita berpikir ulang sebelum mengambil keputusan atau mempertimbangkan sudut pandang baru tentang diri sendiri.


Namun lebih sering, kita justru terjebak dalam ketakutan berlebihan terhadap opini orang lain.

Bukan hanya menurunkan rasa percaya diri, tetapi juga membuat kita cemas, ragu, dan kehilangan arah.

Fenomena ini kini dikenal dengan istilah FOPO (Fear of Other People’s Opinions) atau ketakutan akan penilaian orang lain.

Psikolog Michael Gervais, pencetus istilah FOPO dan penulis buku The First Rule of Mastery Stop Worrying About What People Think of You, menyebut FOPO sebagai epidemi tersembunyi di era sosial media yang penuh tekanan.

Dilansir dari Your Tango, berikut 5 tanda kamu mengalami FOPO yang mungkin tak kamu sadari:

1. Terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain
Media sosial menjadi ladang subur bagi budaya perbandingan. Kita tidak lagi tahu apa yang sebenarnya kita inginkan karena terlalu fokus pada pencapaian atau gaya hidup orang lain.

FOPO mendorong kita untuk menyesuaikan diri dengan apa yang menurut orang lain terlihat keren, bukan apa yang membuat kita bahagia.

2. Mengambil keputusan berdasarkan ekspektasi orang lain
Alih-alih mengenakan baju yang kamu suka, kamu memilih outfit agar terlihat menarik di mata orang. Kamu takut dinilai aneh atau salah langkah. FOPO membuat kita terjebak dalam pola pikir apa kata orang alih-alih mendengarkan kata hati.

3. Berpura-pura saat berinteraksi
Tertawa pada lelucon yang tak lucu, pura-pura suka film yang kamu benci, semua itu bentuk respons dari FOPO. Kita ingin diterima, dan dalam prosesnya, kita kehilangan keaslian diri.

Gervais menyebut ini sebagai fase checking dan responding, di mana kita terus menyesuaikan diri demi menghindari penolakan.

4. Sering lupa nama orang atau kehilangan fokus
FOPO menguras energi mentalmu. Kamu jadi gampang lupa nama orang saat kenalan atau bingung mau pesan apa saat antre karena terlalu fokus memikirkan apakah orang lain sedang menilaimu. Ini tanda jelas otakmu sedang kewalahan akibat tekanan sosial yang kamu ciptakan sendiri.

5. Takut pulang lebih awal dari kantor
FOPO juga merayap di dunia kerja. Kamu menahan diri untuk tidak pulang lebih cepat dari bos, bukan karena masih ada pekerjaan, tapi karena takut dianggap malas. Padahal, ini justru memicu kelelahan dan burnout.

Seorang atasan yang bijak tahu bahwa kerja lembur tak selalu berarti kerja keras.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore