Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 April 2025 | 04.39 WIB

Gak Semua Baby Boomers Bisa Diajak Kerja Sama, Ini 7 Tipe yang Paling Sulit dan Bisa Bikin Frustasi Menurut Psikologi

Ilustrasi: Kakek sedang menggunakan ponsel. (Pexels) - Image

Ilustrasi: Kakek sedang menggunakan ponsel. (Pexels)

JawaPos.com – Setiap generasi memiliki keunikannya sendiri, begitu juga dengan generasi Baby Boomers, yaitu mereka yang lahir antara tahun 1946 hingga 1964.

Sebagai generasi yang tumbuh di era perubahan besar seperti pasca-perang, perkembangan industri, dan awal teknologi, para boomers sering dikenal sebagai pekerja keras, disiplin, dan penuh prinsip.

Namun, di balik semua kualitas positif itu, ada juga sisi lain yang bisa jadi tantangan saat berinteraksi dengan mereka, terutama di era modern seperti sekarang. Apalagi saat perbedaan nilai dan cara pandang antar generasi semakin terasa, misalnya antara Baby Boomers dan generasi milenial atau Gen Z.

Melansir dari laman Blog Herald, Jumat (25/4), dalam artikel ini akan membahas 7 tipe Baby Boomers yang dianggap paling menantang menurut sudut pandang psikologi.

1. Baby boomers yang menganut prinsip “caraku atau pergi”

Pernahkah kamu menjumpai seseorang dari generasi boomer yang menolak setiap bentuk perubahan dan bersikeras bahwa hanya caranya yang benar?

Jika iya, kemungkinan besar kamu sedang berhadapan dengan sosok yang menganut prinsip “dengan caraku atau silakan pergi”.

Boomer dengan pola pikir seperti ini cenderung berpegang teguh pada kebiasaan lama dan enggan menerima pendekatan atau gagasan baru. Sikap yang tidak terbuka terhadap pandangan lain ini sering kali menimbulkan tantangan dalam berkomunikasi, bahkan dapat memicu konflik serta rasa frustasi dalam lingkungan kerja maupun sosial.

2. Baby boomers yang merasa masih muda

Mari kita bicara soal boomer yang masih merasa muda terus. Mereka ini biasanya suka bernostalgia, sering membandingkan segalanya dengan zaman dulu dan agak susah menerima kenyataan bahwa waktu sudah berubah.

Sering kali, mereka sulit beradaptasi dengan hal-hal baru karena masih terjebak dalam masa keemasan mereka.

3. Baby boomers yang menganut pola asuh “helikopter parent”

Generasi baby boomers yang disebut “Helicopter Parent” adalah orang tua yang terlalu sering ikut campur dalam kehidupan anak-anaknya, meskipun anak-anaknya sudah dewasa. Mereka selalu ingin tahu, suka memberi nasihat tanpa diminta, dan sulit melepaskan kontrol.

Niat mereka sebenarnya baik, yaitu ingin membantu. Tapi karena terlalu terlibat, justru bisa membuat anak merasa stres dan kurang percaya diri.

Anak-anak dari orang tua seperti ini cenderung tidak yakin pada kemampuan diri mereka sendiri untuk menghadapi tantangan atau mencapai tujuan. Jadi, meskipun maksudnya baik, orang tua tipe ini bisa tanpa sadar menghambat kemandirian anak.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore