Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 06.31 WIB

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Mengganggu Ketajaman Ingatan saat Usia Bertambah, Hindari Sekarang Juga!

Ilustrasi aktivitas harian yang bisa memengaruhi fungsi otak (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi aktivitas harian yang bisa memengaruhi fungsi otak (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, kemampuan mengingat terkadang terasa tidak setajam dahulu ketika masih muda. Kita mungkin mulai sering lupa menaruh kunci atau nama seseorang yang baru saja dikenal beberapa saat sebelumnya. Hal ini wajar terjadi sebagai bagian dari proses penuaan alami tubuh kita.

Namun, tahukah Anda bahwa gaya hidup dan kebiasaan tertentu dapat memengaruhi seberapa baik ingatan kita tetap berfungsi di kemudian hari? Beberapa perilaku yang kita lakukan sehari-hari ternyata bisa berkontribusi pada penurunan fungsi kognitif.

Melansir dari Geediting.com, Rabu (23/4), ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari jika Anda ingin menjaga ketajaman ingatan saat menua nanti.

1. Terlalu Banyak Multitasking

Upaya melakukan banyak tugas dalam satu waktu ternyata tidak baik untuk otak kita secara keseluruhan. Saat terus-menerus beralih fokus, kemampuan otak menyimpan informasi jangka pendek dan panjang akan terganggu.

2. Mengabaikan Aktivitas Fisik

Kurangnya gerakan tubuh atau olahraga rutin memberikan dampak negatif signifikan tidak hanya pada fisik tetapi juga kesehatan mental. Aktivitas fisik membantu meningkatkan aliran darah ke otak sehingga mendukung fungsi kognitif termasuk kemampuan mengingat informasi baru.

3. Kekurangan Waktu Tidur

Tidur berkualitas sangat krusial bagi proses konsolidasi ingatan yang terjadi di otak setiap malam. Jika kita sering kurang tidur nyenyak, otak kehilangan kesempatan penting untuk memproses serta menyimpan semua informasi yang didapat seharian penuh.

4. Mengabaikan Stimulasi Mental

Otak, sama seperti otot, memerlukan latihan teratur agar tetap kuat dan berfungsi optimal seiring waktu berjalan. Jika kita jarang menantang otak dengan hal baru atau aktivitas berpikir kompleks, kemampuannya untuk membentuk ingatan baru bisa menurun perlahan-lahan.

5. Beban Stres Berlebihan

Paparan stres kronis dalam jangka panjang ternyata bisa merusak sel-sel otak terutama di area yang bertanggung jawab atas memori. Mengelola tingkat stres adalah satu di antara langkah penting untuk melindungi kesehatan kognitif kita saat usia bertambah.

6. Pola Makan Buruk

Nutrisi seimbang memegang peran vital dalam mendukung kesehatan otak secara menyeluruh dan menjaga fungsi memori. Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, atau kurang nutrisi esensial dapat berdampak negatif pada kemampuan otak mengingat.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore