Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 18.44 WIB

Orang yang Tidak Pernah Maju dalam Hidup Sering Menggunakan 5 Alasan Ini untuk Kemalasannya

Ilustrasi orang yang tak pernah maju.(Freepik)

JawaPos.com - Dulu saya percaya bahwa jika saya menunggu cukup lama, motivasi untuk mencapai tujuan terbesar saya akan tiba-tiba muncul di depan pintu saya. Sebaliknya, saya mendapati diri saya berputar-putar selama bertahun-tahun, memikirkan semua alasan mengapa ini bukan waktu yang tepat untuk membuat perubahan.

Saya perhatikan bahwa semakin saya berpegang teguh pada alasan tertentu, semakin saya tetap terjebak. Itu sebabnya saya ingin menyoroti pola yang saya lihat pada orang-orang yang tidak pernah berhasil maju.

Mereka sering mengandalkan penjelasan lelah yang sama-kata-kata yang membenarkan kelambanan mereka dan membuat mereka terpaku pada tempat yang sama. Di akhir artikel ini, saya harap Anda akan mengenali tujuh alasan ini jika muncul dalam hidup Anda, dan merasa terinspirasi untuk menjauh darinya. Dikutip dari geediting pada Rabu (12/3), mari selami.

1. "Aku sudah terlalu tua sekarang"

Beberapa individu yang paling bersemangat yang pernah saya temui memulai karir baru hingga usia 50-an atau 60-an. Kita tidak pernah terlalu tua untuk belajar, mencoba lagi, atau membentuk kembali jalan kita.

Tetapi jika seseorang berulang kali mengatakan bahwa mereka telah melewati usia terbaik untuk berubah, itu sering kali menjadi perisai melawan ketidaknyamanan.

Saya ingat merasakan ketakutan ini di awal usia 30-an ketika saya mempertimbangkan untuk belajar bahasa baru. Saya mendapati diri saya berpikir, "Saya terlalu tua untuk mengambil ini."Pada kenyataannya, Saya hanya ingin menghindari kecanggungan berbicara secara tidak benar dan dikoreksi.

Begitu saya mengakuinya pada diri saya sendiri, saya menyadari bahwa usia bukanlah masalahnya. Keengganan saya adalah. Sebelum Anda memutuskan bahwa Anda terlalu tua untuk membuat poros, mundurlah dan tanyakan apa yang sebenarnya menahan Anda. Seringkali, itu adalah ketakutan akan kegagalan daripada jumlah lilin di kue ulang tahun Anda.

2. "Aku hanya tidak punya cukup waktu"

Kita hidup di dunia yang sibuk, namun entah bagaimana kita menemukan waktu untuk hal-hal yang sangat kita hargai. Ketika seseorang mengatakan bahwa mereka tidak punya waktu untuk mengejar impian atau tugas penting, mungkin tingkat komitmennya tidak ada.

Saya ingat pernah membaca sesuatu dari Mark Manson tentang cerita yang kita ceritakan pada diri kita sendiri: "Kita tidak menemukan diri kita sendiri, kita menciptakan diri kita sendiri.Dengan kata lain, kita memilih untuk apa kita mencurahkan energi kita, bahkan ketika hidup terasa kacau.

Wawasan itu membuat saya sadar bahwa saya menggunakan "tidak ada waktu" sebagai alasan untuk menghindari keluar dari zona nyaman saya. Bagaimanapun, waktu dapat dibuat untuk apa pun jika itu benar-benar penting bagi kita.

Menurut penelitian dari Health Direct, cara kita berbicara kepada diri sendiri tentang waktu sangat memengaruhi motivasi dan tindak lanjut kita. Jika Anda yakin Anda kekurangan waktu untuk berkembang, Anda cenderung tidak menjadwalkan tindakan yang berarti di hari Anda.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore