
Kebiasaan positif sebelum tidur, membaca buku. (Freepik)
JawaPos.com - Kebahagiaan sering kali tampak seperti sesuatu yang misterius dan sulit dicapai. Beberapa orang terlihat selalu ceria, penuh energi, dan tetap optimis meskipun menghadapi berbagai tantangan hidup. Apakah mereka memang terlahir dengan bakat alami untuk merasa bahagia?
Psikologi mengungkapkan bahwa kebahagiaan bukan sekadar keberuntungan atau faktor genetik semata. Orang-orang yang bahagia menciptakan kebahagiaan mereka sendiri melalui serangkaian kebiasaan positif yang mereka lakukan setiap hari—terutama di malam hari, saat tubuh dan pikiran bersiap untuk beristirahat.
Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Kamis, 6 Maret 2025. Berita baiknya adalah kebiasaan ini bukan sesuatu yang sulit diterapkan. Siapa pun dapat mengadopsinya ke dalam rutinitas harian dan mulai merasakan perubahan positif dalam hidup mereka.
1. Menetapkan Batasan Antara Pekerjaan dan Waktu Istirahat
Di era digital, batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi semakin kabur. Orang-orang yang bahagia memahami bahwa kesejahteraan mental lebih penting dibandingkan sekadar produktivitas.
Beberapa cara untuk menciptakan pemisahan ini:
Dengan menetapkan batasan ini, mereka dapat menikmati waktu istirahat tanpa rasa bersalah atau stres yang berlebihan.
2. Membangun Ritual Malam yang Konsisten
Menetapkan rutinitas malam yang konsisten membantu tubuh dan pikiran bersiap untuk tidur dengan lebih baik. Orang-orang bahagia tidak hanya mengandalkan kelelahan untuk tidur, tetapi mereka juga menciptakan ritual yang memberi sinyal bahwa hari kerja telah berakhir.
Beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan meliputi:
3. Berfokus pada Hal-Hal Positif Sebelum Tidur
Salah satu ciri khas orang bahagia adalah kebiasaan mereka untuk merenungkan hal-hal baik yang terjadi sepanjang hari. Alih-alih terus mengkhawatirkan apa yang salah, mereka memilih untuk memusatkan perhatian pada momen-momen positif, sekecil apa pun itu.
Cara sederhana untuk melatih ini:
4. Membatasi Penggunaan Layar Sebelum Tidur
Cahaya biru dari layar gadget dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Selain itu, menghabiskan waktu dengan media sosial atau berita sebelum tidur dapat memicu stres dan kecemasan yang tidak perlu.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
