
Tim advokasi LBH Tani, Itho Simamora di Polda Metro Jaya. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Metro Jaya memeriksa Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani Nusantara selaku pelapor kasus dugaan penyebaran hoax dengan terlapor akademisi Feri Amsari. Pemeriksaan dilakukan untuk menindaklajuti laporan yang dibuat beberapa waktu lalu.
"Terkait laporan kami kemarin jadi ini dapat surat panggilan untuk di-BAP sebagai pelapor, LBH Tani Nusantara," ujar Ketua Umum LBH Tani Nusantara, Minta ito Simamora, Jumat (24/4).
Minta mengaku dicecar 20 pertanyaan oleh penyelidik. Pertanyaan ini terkait dengan identitas terlapor dan kronologi perkara yang dilaporkan.
Dia menyatakan tidak ada bukti baru yang disertakan dalam pemeriksaan ini. Pelapor menegaskan kepada penyelidik agar kasus ini segera dituntaskan.
"Harapan kami agar ini berlanjut ke tahap berikutnya, untuk diverifikasi dengan data yang dimiliki Feri Amsari dengan data yang kami punya," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Bidang Advokasi, Litigasi dan Hubungan Antar Lembaga LBH Tani Nusantara, Jeffri Mangapul Simanjuntak menambahkan, Feri Amsari dianggap telah melontarkan pernyataan berbahaya di ruang publik. Kalimat yang diutarakan dianggap tidak lagi sebuah kritik.
"Namun ini kan desakan para petani. Di mana pemerintah sudah bekerja keras, ada pemberian subsidi pupuk yang sudah berlimpah, beras swasembada pangan, itu kan sudah ada di lapangan dan nyata dirasakan oleh para petani. Desakan ini disampaikan kepada kami di LBH Tani Nusantara," ujarnya.
Jeffri menegaskan, laporan dibuat bukan sebagai bentuk kriminalisasi terhadap pengkritik pemerintah. Laporan dibuat agar penyelesaian kasus ini dilakukan dalam koridor hukum yang tepat.
"Ini jangan jadi simpang siur di tengah masyarakat. Bahwa laporan ini kami lakukan karena kami ingin menghindar ada upaya-upaya di luar hukum," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
