
Ilustrasi: Hacker Bjorka mengklaim memiliki data Ditjen Imigrasi Kemenkumham. (Cybercrime Magazine).
JawaPos.com - Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus akses ilegal dan manipulasi data, di balik akun media sosial @bjorkanesiaaa yang ditangkap di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pada 23 September.
Meski punya akun dengan nama identik dengan Hacker Bjorka, Polda Metro Jaya belum menegaskan bahwa pemuda 22 tahun itu adalah Bjorka yang sempat bikin gaduh netizen Indonesia.
”Penyidik masih terus lakukan pendalaman mengenai berapa yang sudah didapat oleh pelaku kemudian pendalaman-pendalaman lainnya masih terus dilakukan terkait dengan kesamaan nama. Ini juga masih terus dilakukan pendalaman. Kami berjanji dan berkomitmen, penyidik berkomitmen untuk melakukan pendalaman terus untuk melindungi warga,” kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi.
Keterangan itu disampaikan oleh Ade Ary saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta pada Jumat (3/10).
Dia menyampaikan bahwa kasus yang kini tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya menjadi warning bagi masyarakat untuk berhati-hati saat bermedia sosial atau menggunakan ruang digital di internet.
Apalagi yang berkenaan dengan data pribadi. Jangan sampai data tersebut disalahgunakan untuk tindak kejahatan.
”Kami juga berharap bagi oknum-oknum yang telah memiliki data dari berbagai kegiatan, data pribadi masyarakat apabila disalahgunakan, maka itu nanti apabila ada yang merugikan pasti akan diproses. Sehingga proses penyidikan ini masih terus berjalan. Penyidik masih terus lakukan pendalaman. Masyarakat tidak perlu khawatir, proses masih terus dilakukan pendalaman. Jadi, hati-hatilah membagi data pribadi,” kata dia.
Menurut Ade Ary, modus kejahatan di ruang maya sangat banyak. Misalnya, pelaku berpura-pura berasal dari instansi pemerintah atau institusi lainnya. Termasuk mengaku berasal dari bank tertentu.
Mereka memancing masyarakat sehingga berkenan memberikan data pribadi. Bila mendapati hal mencurigakan dengan modus tersebut, polisi menyarankan masyarakat segera melapor agar bisa ditangani.
Sebelumnya, Kasubdit IV Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya AKBP Herman Edco Wijaya menyampaikan bahwa Hacker Bjorka ditangkap oleh jajarannya di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pada Selasa, 23 September 2025 lalu.
Meski identitas lengkapnya belum diungkap, polisi menyatakan bahwa hacker tersebut berusia 22 tahun dengan inisial WFT.
”Yang bersangkutan bukan ahli IT, (pelaku WFT) orang yang tidak lulus SMK,” terang dia kepada awak media di Jakarta.
Herman menyampaikan bahwa penangkapan Hacker Bjorka bermula dari laporan salah satu bank swasta di Indonesia pada Februari lalu.
Dalam laporan itu disampaikan bahwa pelaku menggunakan akun media sosial X @bjorkanesiaaa mengklaim telah melakukan peretasan terhadap 4,9 juta database nasabah bank swasta dimaksud.
”Niat daripada pelaku sebenarnya adalah melakukan pemerasan terhadap bank swasta tersebut. Atas dasar adanya postingan tersebut, maka kami tim Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan juga melakukan pengungkapan terhadap pelaku WFT,” terang dia.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
