Staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Kusnadi saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (8/5). (Istimewa).
JawaPos.com - Staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Kusnadi mengakui bahwa Harun Masiku sempat menitipkan tas dan koper kepadanya. Ia mengungkapkan, tas dan koper yang berisi uang itu diperuntukan kepada dua kader PDIP, Donny Tri Istiqomah dan Saeful Bahri.
Pernyataan itu terungkap saat jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal titipan Harun Masiku dalam sidang kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang menjerat Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (8/5).
"Bagaimana kemudian saudara kok tiba-tiba mendapat titipan itu? bisa diceritakan?" tanya Jaksa.
"Saya kan pas lagi santai kan pak, di DPP, harusnya kan staf DPP di situ kan standby terus, gitu pak. Nah, tiba tiba ada yang yang di itu, dia minta tolong ke saya," jawab Kusnadi.
Saat itu, Harun Masiku ingin bertemu dengan Donny Tri Istiqomah. Namun, karena alasan tertentu Harun justru menitipkan tas kepadanya.
"Jadi dia mau keluar ke mana saya ngga tahu, jadi minta tolong ke saya nitip tas pak," ujar Kusnadi.
"Tas itu untuk siapa?" tanya jaksa.
"Untuk Donny," timpal Kusnadi.
Jaksa pun mendalami apakah Hasto Kristiyanto mengetahui atau mengizinkan Kusnadi menerima titipan dari Harun Masiku. Ia menegaskan, Hasto Kristiyanto tidak mengetahuinya.
"Saudara kan tadi disebutkan bahwa saudara staf kesekretariatan dan juga sudah sering mendampingi pak Hasto ya, apakah memang saudara ketika saudara seperti itu, dititipi tas, diserahkan kepada orang lain. Ada sepengetahuan atau seizin dari Pak Hasto?" tanya jaksa.
"Enggak pak," jawab Kusnadi.
"Jadi kalau ada orang nitip apapun, pokoknya diterima gitu aja ya?" cecar jaksa.
"Ya kan minta tolong pak, dan amanatnya itu kan mas Donny dan mas Saeful," jawab Kusnadi.
Kusnadi menyebut tak mengetahui isi dari tas warna hitam tersebut dan baru tahu mengetahui saat jaksa menyebut ada uang yang tersimpan di dalamnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
