Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Maret 2021 | 02.13 WIB

Kapolda Sebut Bom Gereja Katedral Makassar High Explosive

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam. Muh Hasanuddin/Antara - Image

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam. Muh Hasanuddin/Antara

JawaPos.com - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam menduga, bom di depan Gereja Katedral Makassar berjenis high explosive.

“Kalau jenis ledakan sementara bisa dikatakan high explosive karena daya ledaknya cukup tinggi,” ungkap Merdisyam seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Minggu (28/3).

Namun, kerusakan yang ditimbulkan bom bunuh diri tersebut tidak terlalu parah. Sebab, usai bom meledak, Gereja Katedral Makassar tidak mengalami kerusakan berarti. “(Kerusakan) Hanya di luar, pintu gerbang dan ada beberapa kendaraan yang dekat dengan ledakan tersebut,” kata dia.

Sementara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik terkait serangan teror bom bunuh diri di Gereja Katerdral Makassar.

Sigit memastikan, aparat keamanan saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait serangan teror tersebut. Sekaligus mendalami untuk mengetahui jaringan teroris yang menaungi para pelaku. “Kami sedang dalami dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Masyarakat tidak usah terlalu panik, kami sedang dalami pelakunya,” ujar Sigit dalam keterangannya, Minggu (28/3).

Ia menegaskan, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri tidak akan berhenti menindak para pelaku teror dan jaringan teroris di Indonesia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore