
Barang bukti sabu sebanyak 1 ton berhasil diamankan aparat kepolisian.
JawaPos.com - Kasus pengiriman narkoba dari Taiwan ke Indonesia terus diusut oleh Polda Metro Jaya bersama dengan Polda Kepri dan Bea Cukai. Satu pelaku yang merupakan bandar jaringan ini ditembak mati karena melawan petugas. Selain itu ada lima pelaku yang ditangkap di atas kapal pesiar yang keseluruhannya warga Taiwan.
Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, dalam pemeriksaan, mereka akan mengikutsertakan penerjemah. "Karena di antara lima orang ini tak ada yang bisa berbicara bahasa Indonesia," kata dia, Rabu (19/7).
Lanjut dia menerangkan, lima orang yang berada di dalam kapal Wonderlust ini berperan mengangkut sabu-sabu yang dikendalikan oleh warga Tiongkok.
"Mereka memang berada di Taiwan namun kemampuan mereka sebagai seorang nelayan sehingga ditunjuk oleh orang Tiongkok itu untuk turun dari Taiwan dan masuk ke Birma kemudian menyusuri pantai barat hingga masuk ke selat Sunda," papar dia.
Kemudian turun ke pantai Barat. "Bukan melewati Batam terus Bangka Belitung, tapi lewat pantai barat terus langsung lepas hingga Samudera Hindia, jadi sulit penemuan satu ton," sambung dia.
Nico menerangkan, adapun cara pelaku agar tidak diketahui petugas dengan mematikan radar. "Jadi dia matikan supaya tak bisa dilacak. Dari rangkaian hubungan ini maka kami tingkatkan statusnya lima ABK ini menjadi tersangka," lanjutnya.
Dia juga menegaskan, jaringan ini sangatlah matang dalam mempersiapkan penyelundupan. "Kalau melihat pola dan cara yang mereka pakai, tentu perencanaan ini sangat matang. Bisa dibayangkan berangkat dari Taiwan, lintas negara membutuhkan waktu lama dan uang yang besar membeli bensin, menyewa kapal ini tentu jaringan internasional," tambahnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
