Demo Tolak UU TNI di depan Grahadi, Surabaya yang berujung ricuh. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com – Aksi demonstrasi menolak pengesahan revisi UU TNI di depan DPRD Kota Sukabumi berakhir ricuh. Seorang mahasiswa dikabarkan dalam kondisi kritis usai mendapat tindakan represif dari aparat kepolisian.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @basuara, korban mengalami pemukulan sebanyak tiga kali di kepala hingga sempat kejang-kejang. Saat ini, saturasi oksigennya belum stabil, menandakan kondisi yang mengkhawatirkan.
"Seorang massa aksi di sukabumi hari ini dalam kondisi kritis. Dipukul di kepala tiga kali, sempat kejang-kejang, dan hingga kini saturasinya tak kunjung stabil," tulis @basuara dikutip JawaPos.com, Selasa (25/3).
Tidak hanya itu, korban lain mengalami patah hidung dan hingga kini belum bisa diajak bicara. Kesaksian di lokasi mengungkap bahwa aparat menggunakan kekerasan berlebihan, mulai dari pemukulan, tendangan, hingga tembakan gas air mata.
"Mereka memukul, menendang, membanting menembakkan gas air mata-bukan karena kita salah, tapi karena kita melawan. Karena kita menolak tunduk. Karena mereka takut pada keberanian kita," terangnya.
Tindak kekerasan terhadap rakyat yang menyuarakan haknya dinilai sebagai upaya pembungkaman. Seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat pun diajak untuk terus solid dalam melawan represi aparat.
"Jangan biarkan aparat terus bertindak semena-mena," ucapnya.
Gelombang protes terus menggema di media sosial, mengecam tindakan aparat kepolisian. Sejumlah netizen pun meminta agar polisi menghentikan tindakan represif.
"Kalau ingin masyarakat percaya profesionalitas aparat, tindakan represif seperti ini harus dihentikan @divisihumaspolri," tulis @adzri****.
"Tuhan pasti melindungi rakyat indonesia stay safe kawan2," ucap hnf.mak*****.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
