Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 November 2024 | 14.18 WIB

AKP Dadang Diperiksa Sambil Merokok Usai Tembak Polisi, Polda Sumbar Sebut Dia Alami Gangguan Mental

AKP Dadang Iskandar. (Istimewa) - Image

AKP Dadang Iskandar. (Istimewa)

JawaPos.com - Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar diduga mengalami gangguan mental setelah menembak mati AKP Ulil Ryanto Anshari. Oleh karena itu, proses pemeriksaan oleh penyidik berjalan tidak seperti kepada orang normal.
 
"Kita saat ini menghadapi anggota yang sedang gangguan mental begitu, sehingga kalau kita nanti pakai dengan kekerasan tentu dia nanti enggak akan terbuka, jadi kita baik baikin supaya dia terus terang bicaranya begitu," kata Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Dwi Sulystiawan saat dihubungi, Jumat (22/11).
 
Dalam video yang beredar, Dadang menjalani pemeriksaan dengan santai. Dia tak diborgol. Selain itu bisa sambil merokok.
 
 
"Ini upaya supaya dia mau mengakui. Kalau kita tidak baik baik dengan dia takutnya dia enggak mau terus terang kan begitu," imbuhnya.
 
Sebelumnya, Polda Sumbar menyelidiki peristiwa salah seorang perwira polisi yang diduga menembak rekan perwiranya dengan senjata api. Peristiwa tersebut terjadi di Kepolisian Resor Solok Selatan, pada Jumat (22/11) dini hari.
 
”Iya benar telah terjadi penembakan, untuk kasusnya masih tahap penyelidikan," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombespol Dwi Sulystiawan seperti dilansir dari Antara di Padang.
 
Kasus itu adalah peristiwa penembakan yang dilakukan Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar kepada Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Jumat (22/11) sekitar pukul 00.43 WIB, lokasi kejadiannya adalah kawasan Kantor Polres Solok Selatan.
 
 
Perwira yang berposisi sebagai terduga penembakan menembak rekan sejawatnya menggunakan senjata api, hingga mengenai bagian kepala. Akibatnya korban mengalami luka yang amat serius dan harus dirujuk ke Kota Padang untuk mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.
 
Pada pukul 08.40 WIB diperoleh kabar bahwa perwira yang menjadi korban penembakan meninggal dunia di rumah sakit. Nyawanya tidak dapat terselamatkan akibat luka yang cukup serius.
 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore